• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Pengalihan Gaji ASN ke Kopdes Berpotensi Tekan Pendapatan Bank Banten

Ihksannudin by Ihksannudin
Rabu, 21 Oktober 2026 13:34
in Berita Utama
Bank Banten

Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Bina Bangsa (UNIBA), Prof. Dr. Sutisna, SE., ME.

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Rencana pengalihan penyaluran gaji aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) dinilai berpotensi memengaruhi pendapatan dan aktivitas bisnis Bank Banten. Kebijakan tersebut perlu dikaji secara menyeluruh agar tidak mengganggu upaya penguatan kinerja bank milik Pemerintah Provinsi Banten tersebut.

Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Bina Bangsa (UNIBA), Prof. Dr. Sutisna, SE., ME., mengatakan, penyaluran gaji ASN dan pensiunan bukan sekadar layanan pembayaran, melainkan juga berpotensi menjadi sumber pendapatan berbasis jasa atau fee-based income bagi perbankan.

RelatedPosts

IPB University Kembangkan Sistem Digital untuk Dokumentasikan Pengetahuan Adat Citorek

IPB University Kembangkan Sistem Digital untuk Dokumentasikan Pengetahuan Adat Citorek

Jumat, 23 Oktober 2026 08:01
Pemprov Banten Rombak Struktur OPD, Dinas PUPR Diusulkan Dipisah Jadi Dua Instansi

Pemprov Banten Rombak Struktur OPD, Dinas PUPR Diusulkan Dipisah Jadi Dua Instansi

Jumat, 23 Oktober 2026 07:52
Gaji PPPK Berpotensi Ditanggung Pusat, APBD Banten Bisa Hemat Hampir Rp1 Triliun

Gaji PPPK Berpotensi Ditanggung Pusat, APBD Banten Bisa Hemat Hampir Rp1 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 07:46
DPKP Kabupaten Tangerang Gandeng BRIN Tingkatkan Produktivitas Padi dan Efisiensi Pupuk

DPKP Kabupaten Tangerang Gandeng BRIN Tingkatkan Produktivitas Padi dan Efisiensi Pupuk

Jumat, 23 Oktober 2026 07:40

Menurutnya, rekening gaji juga dapat mendorong transaksi nasabah dan membuka peluang penyaluran kredit. Apabila layanan tersebut dialihkan ke Kopdes, bank yang selama ini menangani penyaluran gaji berpotensi kehilangan sebagian pendapatan dan aktivitas bisnisnya.

“Selain itu, keberadaan rekening gaji dapat mendorong transaksi perbankan dan membuka peluang penyaluran kredit kepada nasabah. Karena itu, pengalihan layanan tersebut perlu diperhitungkan secara matang, khususnya bagi Bank Banten yang masih membutuhkan penguatan kinerja keuangan dan operasional,” kata Sutisna, Selasa (20/10/2026).

Ia menilai, Bank Banten masih membutuhkan penguatan kinerja keuangan dan operasional. Karena itu, berkurangnya sumber pendapatan akibat perubahan mekanisme penyaluran gaji perlu diperhitungkan agar tidak menambah tekanan terhadap kinerja perusahaan.

“Bank bisa kehilangan pendapatan jasa, sementara aktivitas transaksi dan peluang penyaluran kredit juga berpotensi terpengaruh,” ujar Sutisna, yang mengajar pada Program Magister Administrasi Bisnis Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.

Sutisna menjelaskan, Bank Banten telah melalui perjalanan panjang dalam upaya memperbaiki kinerja. Oleh sebab itu, setiap perubahan kebijakan yang berpotensi memengaruhi sumber pendapatan perbankan perlu dikaji secara cermat agar tidak menghambat proses penguatan tersebut.

Ia menambahkan, tekanan terhadap kinerja keuangan bank dapat meningkat apabila pendapatan operasional tidak mampu menopang biaya operasional, sementara pendapatan dari penyaluran kredit belum mencukupi.

Meski demikian, Sutisna menegaskan bahwa potensi dampak pengalihan penyaluran gaji ASN terhadap kondisi keuangan Bank Banten, termasuk kemungkinan terjadinya kebangkrutan, tidak dapat disimpulkan tanpa analisis data keuangan secara terperinci.

Menurutnya, diperlukan data resmi mengenai pendapatan, biaya operasional, penyaluran kredit, serta perkembangan kinerja keuangan bank untuk mengukur besarnya dampak yang mungkin timbul akibat perubahan kebijakan tersebut.

“Kalau mau melihat apakah Bank Banten akan semakin kesulitan atau tidak, harus dilihat dulu kondisi keuangannya secara terperinci. Yang jelas, kalau ada sumber pendapatan yang berkurang, dampaknya harus dihitung. Jangan sampai upaya memperbaiki kinerja bank justru terganggu oleh perubahan kebijakan,” katanya.

Sutisna menilai, potensi dampak serupa juga dapat dialami bank lain yang selama ini melayani penyaluran gaji ASN dan pensiunan. Berkurangnya layanan tersebut berpotensi memengaruhi pendapatan berbasis jasa, aktivitas transaksi nasabah, hingga peluang penyaluran kredit.

Karena itu, ia meminta pemerintah pusat melakukan kajian menyeluruh sebelum menerapkan kebijakan penyaluran gaji melalui Kopdes. Kajian tersebut, menurutnya, perlu mencakup kesiapan koperasi, sistem pengawasan, keamanan dana, kepastian waktu pembayaran, serta dampak terhadap keberlangsungan bisnis perbankan.

“Penguatan koperasi sebagai bagian dari upaya mendorong perekonomian desa perlu tetap memperhatikan stabilitas layanan keuangan. Jangan sampai perubahan mekanisme pembayaran justru menimbulkan persoalan baru bagi nasabah maupun lembaga keuangan yang selama ini menjalankan layanan tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, belum memberikan tanggapan terkait potensi dampak pengalihan penyaluran gaji ASN tersebut. RADARBANTEN.CO.ID telah berupaya menghubunginya melalui telepon dan pesan singkat pada Selasa (20/10/2026), tetapi belum memperoleh respons hingga berita ini ditulis.

Editor: Mastur Huda

Tags: Bank Bantengaji ASNKopdes Merah PutihProf. SutisnaUniba
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Bapenda Lebak Genjot Penagihan Pajak Daerah, Realisasi Baru Rp183,73 Miliar

Next Post

OPD Banten Dirombak, Jumlah Dinas Diusulkan Bertambah Jadi 23

Next Post
OPD Banten Dirombak, Jumlah Dinas Diusulkan Bertambah Jadi 23

OPD Banten Dirombak, Jumlah Dinas Diusulkan Bertambah Jadi 23

bus listrik Kota Serang

Mesra Keliling Kota Serang, Budi Rustandi dan Arfina Jajal Bus Listrik Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 09:49
OPD Banten Bertambah, BKD Siapkan Pengisian Jabatan Lewat Manajemen Talenta

OPD Banten Bertambah, BKD Siapkan Pengisian Jabatan Lewat Manajemen Talenta

Rabu, 21 Oktober 2026 13:57
Cuaca Banten

Prakiraan Cuaca Banten Kamis 22 Oktober, Enam Daerah Berpotensi Hujan

Kamis, 22 Oktober 2026 06:00
mutasi kepala sekolah Banten

Ratusan Kepala Sekolah di Banten Bakal Dimutasi, Ditarget Rampung Akhir Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 12:28
OPD Banten Dirombak, Jumlah Dinas Diusulkan Bertambah Jadi 23

OPD Banten Dirombak, Jumlah Dinas Diusulkan Bertambah Jadi 23

Rabu, 21 Oktober 2026 13:48
Kebakaran landa rumah makan di tempat sembako di Sepatan

Kebakaran Landa Dapoer Kharisma di Tangerang, Kerugian Ditaksir Capai Rp8 Miliar

Selasa, 20 Oktober 2026 20:13
Pilkades serentak Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Siapkan Regulasi Pilkades Serentak 2027, Sebanyak 153 Kades Akhiri Masa Jabatan

Rabu, 21 Oktober 2026 13:30

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

IPB University Kembangkan Sistem Digital untuk Dokumentasikan Pengetahuan Adat Citorek

IPB University Kembangkan Sistem Digital untuk Dokumentasikan Pengetahuan Adat Citorek

by Nurandi
Jumat, 23 Oktober 2026 08:01
0

Tim peneliti IPB University saat menghadiri perayaan Seren Taun Kasepuhan Citorek, Kabupaten Lebak. Foto: IPB University

Pemprov Banten Rombak Struktur OPD, Dinas PUPR Diusulkan Dipisah Jadi Dua Instansi

Pemprov Banten Rombak Struktur OPD, Dinas PUPR Diusulkan Dipisah Jadi Dua Instansi

by Yusuf Permana
Jumat, 23 Oktober 2026 07:52
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengusulkan perubahan struktur organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk memisahkan Dinas Pekerjaan Umum dan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.