• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

IPB University Kembangkan Sistem Digital untuk Dokumentasikan Pengetahuan Adat Citorek

Nurandi by Nurandi
Jumat, 23 Oktober 2026 08:01
in Berita Utama, Lebak, Pendidikan
IPB University Kembangkan Sistem Digital untuk Dokumentasikan Pengetahuan Adat Citorek

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Tim peneliti IPB University mengembangkan Knowledge Management System (KMS) Desa Adat Digital untuk mendokumentasikan dan mengelola pengetahuan lokal masyarakat adat di Wewengkon Kasepuhan Citorek, Kabupaten Lebak, Banten.

Upaya tersebut menjadi bagian dari Program Dosen Pulang Kampung (DOSPULKAM) yang didanai IPB University. Dalam rangkaian program tersebut, tim peneliti dari Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika (SSMI) serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ekologi Manusia (FISEMA) menghadiri perayaan Seren Taun Kasepuhan Citorek pada 20 September 2026.

RelatedPosts

asal-usul Cipondoh

Menguak Asal-usul Nama Cipondoh Tangerang, Berawal dari Rawa Seluas 170 Hektare

Sabtu, 24 Oktober 2026 12:30
Imigrasi Banten

Imigrasi Banten Bekali Pegawai Mitigasi Bencana, Antisipasi Ancaman Megathrust

Sabtu, 24 Oktober 2026 12:25
evaluasi WTP Tangsel

Kasus Air Bakteri di Serpong Lagoon, DPRD Minta Semua WTP Perumahan Diperiksa

Sabtu, 24 Oktober 2026 12:21
semi final prancis open 2026

Hasil Prancis Open 2026: Empat Wakil Indonesia Melaju ke Semi Final

Sabtu, 24 Oktober 2026 12:17

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Yani Nurhadryani, mengatakan, keterlibatan tim dalam perayaan Seren Taun menjadi kesempatan untuk memahami konteks sosial dan budaya yang melatarbelakangi tradisi masyarakat adat tersebut.

Informasi yang dihimpun diharapkan dapat memperkaya dokumentasi pengetahuan lokal Kasepuhan Citorek sekaligus menjadi bahan pengembangan sistem pengelolaan pengetahuan adat secara digital.

“Informasi yang dihimpun diharapkan dapat memperkaya dokumentasi pengetahuan lokal Kasepuhan Citorek sekaligus memberikan pemahaman mengenai konteks sosial dan budaya yang melatarbelakangi tradisi tersebut,” kata Yani kepada Radar Banten, Jumat (23/10/2026).

Menurut Yani, KMS dirancang sebagai sarana untuk mendokumentasikan dan mengelola berbagai aspek kehidupan masyarakat adat secara terstruktur. Cakupannya antara lain kalender adat, pengetahuan pertanian, serta pengelolaan pangan.

Pengetahuan yang berkaitan dengan tradisi Seren Taun juga berpotensi menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya. Melalui sistem tersebut, pengetahuan lokal diharapkan dapat terdokumentasi dengan baik dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Selain mendukung pelestarian tradisi dan kearifan lokal, KMS berpotensi membantu masyarakat adat mengelola informasi terkait pertanian, pangan, lingkungan, serta potensi ekonomi komunitas secara lebih terstruktur. Sistem ini juga dapat memperkuat kemandirian masyarakat dalam menjaga pengetahuan mereka di tengah perubahan zaman,” jelasnya.

Meski demikian, pengembangan sistem digital tersebut perlu memperhatikan nilai, aturan, dan kewenangan masyarakat adat. Tidak seluruh pengetahuan lokal dapat dicatat, diakses, atau dibagikan secara terbuka kepada publik.

Karena itu, pengisian konten KMS perlu melibatkan masyarakat adat serta melalui proses verifikasi oleh pihak yang memahami dan memiliki kewenangan terkait. Pendokumentasian juga harus memperhatikan izin dan persetujuan masyarakat pemilik pengetahuan agar informasi yang tersimpan tetap akurat dan sesuai dengan ketentuan adat.

Yani menegaskan, keterlibatan tim peneliti dalam perayaan Seren Taun merupakan bagian dari upaya memahami pengetahuan adat melalui interaksi langsung dengan masyarakat dan pengamatan terhadap praktik budaya yang masih berlangsung.

Melalui Program Dosen Pulang Kampung yang didanai IPB University, pengembangan KMS Desa Adat Digital diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pengetahuan lokal Kasepuhan Citorek. Selain membantu pelestarian tradisi, sistem ini diharapkan memperkuat proses pewarisan pengetahuan kepada generasi berikutnya dengan tetap menghormati hak masyarakat adat atas pengetahuan mereka.

Editor: Mastur Huda

Tags: Desa Adat DigitalIPB Universitykasepuhan citorekSeren Taun
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pemprov Banten Rombak Struktur OPD, Dinas PUPR Diusulkan Dipisah Jadi Dua Instansi

Next Post

Cegah Kenakalan Remaja, Wakil Bupati Pandeglang Luncurkan Menes Sigap Pelajar dan Magrib Mengaji

Next Post
Cegah Kenakalan Remaja, Wakil Bupati Pandeglang Luncurkan Menes Sigap Pelajar dan Magrib Mengaji

Cegah Kenakalan Remaja, Wakil Bupati Pandeglang Luncurkan Menes Sigap Pelajar dan Magrib Mengaji

Hasil French Open 2026

Hasil French Open 2026: Singkirkan Chi Yu Jen, Ubed Cetak Sejarah ke Semifinal Super 750

Jumat, 23 Oktober 2026 18:35
Gaji PPPK Berpotensi Ditanggung Pusat, APBD Banten Bisa Hemat Hampir Rp1 Triliun

Gaji PPPK Berpotensi Ditanggung Pusat, APBD Banten Bisa Hemat Hampir Rp1 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 07:46
Pencurian mobil losbak di Serang

Curi Mobil Losbak di Unyur, Kernet Truk Ditangkap di Lampung

Jumat, 23 Oktober 2026 17:15
Jay Idzes Pulih dari Cedera, Siap Bela Sassuolo dan Timnas Indonesia

Jay Idzes Pulih dari Cedera, Siap Bela Sassuolo dan Timnas Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 10:29
Hasil Prancis Open 2026

Hasil Prancis Open 2026: Ubed dan Alwi Kompak Lolos ke Perempat Final

Jumat, 23 Oktober 2026 14:56
Pengembalian kerugian negara kasus korupsi LKM Pandeglang

Kejari Pandeglang Kembalikan Rp264 Juta Uang Korupsi LKM, Pengelola Keuangan Daerah Diingatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 17:12
OPD Banten Bertambah, BKD Siapkan Pengisian Jabatan Lewat Manajemen Talenta

OPD Banten Bertambah, BKD Siapkan Pengisian Jabatan Lewat Manajemen Talenta

Rabu, 21 Oktober 2026 13:57

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

asal-usul Cipondoh

Menguak Asal-usul Nama Cipondoh Tangerang, Berawal dari Rawa Seluas 170 Hektare

by Syaiful Adha
Sabtu, 24 Oktober 2026 12:30
0

KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Nama Cipondoh memiliki keterkaitan erat dengan sejarah bentang alam di Kota Tangerang. Jauh sebelum berkembang menjadi kawasan...

Imigrasi Banten

Imigrasi Banten Bekali Pegawai Mitigasi Bencana, Antisipasi Ancaman Megathrust

by Fahmi
Sabtu, 24 Oktober 2026 12:25
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten membekali pegawainya dengan pengetahuan mitigasi dan penanggulangan bencana. Pelatihan ini dilakukan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.