SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polda Banten menggelar Operasi Patuh Maung 2026 untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.
Operasi tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan di Lapangan Apel Polda Banten, Senin 26 Oktober 2026.
Apel dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan dan dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho, unsur TNI, pemerintah daerah, Jasa Raharja, serta sejumlah instansi terkait.
Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan mengatakan, meningkatnya mobilitas masyarakat di wilayah Banten harus diimbangi dengan kesadaran dan kedisiplinan dalam berlalu lintas.
Berdasarkan data IRSMS Ditlantas Polda Banten, pelanggaran lalu lintas masih berfluktuasi. Sementara itu, angka fatalitas kecelakaan menjadi perhatian serius, terutama karena banyak korban berada pada rentang usia produktif 15 hingga 35 tahun.
“Prioritaskan penindakan terhadap pelanggaran yang membahayakan keselamatan, seperti melawan arus, tidak menggunakan helm atau sabuk keselamatan, menggunakan ponsel saat berkendara, berkendara di bawah umur, serta melampaui batas kecepatan,” tegasnya.
Selain pelanggaran tersebut, petugas juga diminta menertibkan kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis serta pelat nomor yang dimanipulasi untuk menghindari sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Menurut Kapolda, pelaksanaan operasi tidak cukup hanya melalui penindakan. Edukasi kepada masyarakat, pengawasan, serta penanganan titik rawan kecelakaan dan kemacetan juga perlu diperkuat.
Ia menegaskan, seluruh personel harus menjalankan tugas secara profesional, adil, dan sesuai ketentuan hukum. Pendekatan persuasif serta humanis harus dikedepankan tanpa arogansi, diskriminasi, pungutan liar, maupun penyalahgunaan kewenangan.
“Bertindaklah tegas namun tetap santun dan humanis. Ingat pesan Jenderal Hoegeng, memang baik menjadi orang penting, tetapi lebih penting menjadi orang baik. Wujudkan melalui penegakan hukum yang adil dan pelayanan yang tulus kepada masyarakat,” ujarnya.
Kapolda mengatakan, sinergi lintas instansi diperlukan untuk mendukung kelancaran operasi. Koordinasi dalam menangani gangguan lalu lintas dan penyampaian edukasi kepada masyarakat juga perlu dilakukan secara optimal.
Ia menegaskan, keberhasilan Operasi Patuh Maung 2026 tidak hanya diukur dari jumlah penindakan, tetapi juga dari peningkatan kepatuhan masyarakat, penurunan angka kecelakaan, serta berkurangnya korban meninggal dunia.
Kapolda mengimbau masyarakat agar mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, memastikan kendaraan laik jalan, dan melengkapi dokumen administrasi. Pengendara juga diminta menghormati sesama pengguna jalan serta tidak memaksakan diri berkendara ketika lelah.
Editor: Abdul Rozak












