slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Love Story: Istri Doyan Berutang, Suami Berang

Redaksi by Redaksi
10-02-2017 10:28:31
in Berita Utama, Umum
Love Story

Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

HARI itu, Kamis (9/2) Datuk (38), bukan nama sebenarnya, sedang dilanda kebingungan. Ditemui di sebuah musala belakang kantor pemda, bapak dua anak yang aktif di organisasi kemasyarakatan itu dihadapkan pada masalah rumah tangganya. Pria berperawakan sedang itu, sempat berpikir hari itu tak ingin pulang ke rumah.

Hal itu dipicu, setiap bertemu dengan istrinya, sebut saja Ema (35), Datuk selalu terlibat perselisihan. Ya, istrinya selalu meributkan persoalan ekonomi, yang jelas-jelas tak mampu diselesaikan Datuk dalam waktu dekat. Hmmm, masalah apa tuh?

Baca Juga :

Love Story: Anak Dimanjakan, Istri Terlupakan

Love Story: Manjakan Anak Tiri, Kok Mertua Iri

Love Story: Sudah Main Susuk, Hati Ditusuk-tusuk

Love Story: Bigos dan Garang, Tetap Tersayang

“Intinya, ekonomi keluarga saya sekarang lagi ruwet Kang. Utang di mana-mana, bekas istri yang doyan pinjam uang sana-sini, sampai ngutang ke rentenir juga,” keluhnya. Loh, kenapa enggak dilarang?

Datuk mengaku tak kuasa melarang perilaku istrinya yang menjadi kebiasaan sejak dua tahun silam. Ya, sebulan setelah Datuk dipecat dari perusahaannya sebagai marketing properti di Serang, kini dua tahun sudah, Datuk menyandang status pengangguran. Tentu saja, Datuk sudah tidak bisa diharapkan istri dan anak-anaknya untuk bertahan hidup.

Usaha mencari pekerjaan lain, di usia yang sudah tidak lagi muda, cukup menyulitkan Datuk. Lantaran itu, terpaksa istrinya Ema harus berjuang sendirian. Beruntung, Datuk memiliki istri sebaik Ema. Selama Datuk masih bekerja pun, Ema sudah mandiri. Ema ikut serta membantu Datuk mencari nafkah demi menambah penghasilan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

“Ya, tadinya dengan istri enggak pernah ada masalah. Malah, kehidupan kita maju. Gaji saya dikumpulkan sampai bisa kebeli rumah sama mobil. Sementara honor istri, dipakai buat keperluan sehari-hari,” terangnya.

Pokoknya, selama 10 tahun berumah tangga, keluarga Datuk diselimuti kebahagiaan. Kehidupan rumah tangga Datuk dulu, begitu dinikmati. Anak-anak juga, tidak pernah kekurangan uang jajan. Begitu pula, dengan kebutuhan Datuk dan Ema. Minimal, seminggu sekali mereka shoping, jalan-jalan, atau bahkan makan-makan di restoran. Bahkan, kehidupan rumah tangga mereka, jarang sekali tersentuh gosip murahan. Intinya, kehidupan Datuk dulu cukup sejahtera.

“Ya, kan selain gaji, di kantor dulu saya juga dapat komisi dari penjualan properti. Bonuslah. Urusan selalu lancar,” ujarnya bangga.

Seiring waktu, nasib mujur tampaknya tidak berpihak kepada Datuk. Ibarat peribahasa ‘Karena nila setitik rusak susu sebelanga’. Hal itu pula yang dialami Datuk di perusahaannya. Dengan sedikit kesalahan Datuk, fatal akibatnya. Ya, di tengah puncak kejayaan, Datuk yang sudah memiliki jabatan di perusahaan terlibat perselisihan dengan salah satu konsumen properti. Sang konsumen merasa telah dipermainkan oleh Datuk. Perselisihan itu, sampai mengundang perhatian pimpinan Datuk di perusahaan. Khawatir mengancam eksistensi perusahaan, manajeman perusahaan pun terpaksa memberhentikan Datuk dari pekerjaannya. Dedikasi Datuk yang terbilang tinggi, dengan mengabdikan diri untuk perusahaan selama bertahun-tahun pun sia-sia.

“Saya dipecat gara-gara satu konsumen yang mengadu,” ungkapnya. Memang masalahnya apa Kang? “Adalah, memang saya juga salah,” akunya. Meski demikian, Datuk enggan membeberkan masalah pekerjaannya dulu.

Sejak itu, kehidupan keluarga Datuk hanya mengandalkan uang pesangon dan insentif istrinya setiap bulan sebagai guru honor. Namun, kondisi itu tak bertahan lama. Enam bulan kemudian, ketersediaan tabungan Datuk mulai menipis.

Datuk juga tidak bisa mengandalkan hasil jerih payah istri yang hanya mendapat honor kurang dari Rp500 ribu per bulan. Sejak itu, ekonomi keluarga Datuk berangsur-angsur mulai menurun drastis. Datuk sampai menjual mobil dan barang-barang berharga lain, yang sekiranya bisa dijual cepat. Tentu, upaya Datuk itu demi memenuhi kebutuhan sehari-hari agar keluarganya tetap bertahan hidup.

“Belum setahun setelah saya dipecat, uang menipis, barang-barang berharga sampai perhiasan istri juga ludes,” keluhnya. Sabar ya Kang!

Waktu terus berjalan dan Datuk bersama keluarga harus melanjutkan kehidupannya. Menyadari Datuk sudah tidak bisa diandalkan untuk menafkahi, Ema selain mulai berhemat, juga mencari solusi agar anak-anaknya tetap bisa makan. Keterlibatan Datuk di organisasi juga tak menuai hasil. Yang ada malah sering tekor, karena harus ikut-ikutan kegiatan organisasi menggunakan biaya sendiri.

“Namanya juga organisasi sosial, ya kita juga harus jiwa sosial. Enggak boleh nyari untung. Jadi, boro-boro mikir ada hasil, bisa makan aja udah untung,” tukasnya.

Namun, solusi Ema justru menyimpang. Terdesak kebutuhan, Ema coba-coba meminjam uang tanpa jaminan ke semua kalangan, dimulai dari keluarga, teman, kerabat, hingga tetangga. Sampai akhirnya, kebiasaan mengutang tanpa dijanjikan bayaran itu melekat pada diri Ema. Ujungnya, opsi terakhir Ema meminjam uang kepada rentenir, saking sudah tidak ada lagi orang yang percaya kepada Ema dan keluarganya.

“Gimana enggak dikasih utangan lagi, kita mau bayar, uang dari mana. Makanya, pusing kalau sudah di rumah, yang nagih utang terus-terusan. Tapi, Ema enggak ada kapok-kapoknya. Malu juga, boro-boro mikirin ingin begituan sama istri,” kesalnya. Yaelah, masih ingat begituan.

Lain dengan Ema, lain pula sikap Datuk yang memang memiliki gengsi tinggi. Selama kegiatan Ema yang gencar bergerilya menumpuk utang, Datuk hanya bisa termenung. Ia merasa lelah, karena tak kunjung diterima perusahaan setelah sekian lama berjuang mencari kerja. Datuk pun, saat ini mengaku bingung karena tak bisa menyalahkan kebiasaan buruk Ema. Hal itu, tentu menjadi bahan konsumsi pemikiran Datuk sehari-hari.

“Ema begitu demi keluarga. Kasihan juga. Tapi, kita enggak bisa terus-terusan berutang,” katanya.

Lantas, maunya Akang bagaimana? “Ya, itu dia, saya bingung. Memang, saya akui, pas lagi maju, sering ninggalin salat, apalagi sedekah,” akunya.

Nah, mungkin teguran tuh. Tandanya, Tuhan masih sayang. Ambil hikmahnya aja. “Makanya, sekarang saya rajin salat di musala. Kalau sedekah, masih belum bisa, saya juga lagi butuh,” tandasnya. Enggak gitu juga Kang. “Iya sih, rezeki enggak bakalan ke mana. Sekarang, Allah mungkin sedang mengingatkan dan menguji saya sebagai umatnya,” pungkasnya. Semoga aja. Amin. (Nizar S/Radar Banten)

Tags: Love Story Februari
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Masyarakat Bisa Cek KUPVA Berizin di Aplikasi Mochabanten

Next Post

Ahli Gizi di Puskesmas Kota Serang Masih Minim

Related Posts

Love Story
Berita Utama

Love Story: Anak Dimanjakan, Istri Terlupakan

by Redaksi
Kamis, 2 Maret 2017 11:26

ALIH-alih bakal mendapat keuntungan, malah berujung kecemburuan. Setelah melewati hadangan mertua yang sempat mencoba menjadi duri dalam rumah tangga, tak...

Read moreDetails

Love Story: Manjakan Anak Tiri, Kok Mertua Iri

Love Story: Sudah Main Susuk, Hati Ditusuk-tusuk

Love Story: Bigos dan Garang, Tetap Tersayang

Love Story: Nyelonong, Surti Jadi Janda ’Bodong’

Love Story: Status Santri Suami Harus Diklarifikasi

Love Story: Main Rapi untuk Membohongi Istri

Love Story: Wajah Cantik Tak Seberuntung Nasib

Love Story: Dari Fantasi, Lama-lama Main Hati

Love Story: Digoda Kawan, Rumah Tangga Berantakan

Next Post
Ahli Gizi di Puskesmas Kota Serang Masih Minim

Ahli Gizi di Puskesmas Kota Serang Masih Minim

Jalan Raya Saketi – Malingping Ambles

Jalan Raya Saketi - Malingping Ambles

PKL di Pasar Rau yang Mau Direlokasi Dapat Lapak Gratis

PKL di Pasar Rau yang Mau Direlokasi Dapat Lapak Gratis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Cilegon Peringkat Kedua Pangan Aman Se-Banten

Cilegon Peringkat Kedua Pangan Aman Se-Banten

Senin, 11 Mei 2026 19:39
Personel Kodim 0623/Cilegon melakukan rehabilitasi rumah milik warga di Lingkungan Klelet, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, dalam program TMMD ke-128.

Kodim Cilegon Rehab Rumah Tukang Parkir di Klelet

Senin, 11 Mei 2026 18:16
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang menyaksikan salah satu masyarakat sedang menggunakan fasilitas program Laris Manis, Senin 11 Mei 2026.

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Launching “Laris Manis”, Layanan Roya dan Waris Beres 5 Menit

Senin, 11 Mei 2026 18:08
Pelayanan pelanggan kepada jemaah haji di salah satu embarkasi.

Telkomsel Perkuat Layanan Komunikasi Jemaah Haji 2026, Hadirkan Bantuan 24 Jam hingga Posko di Tanah Suci

Senin, 11 Mei 2026 17:53
Terdakwa di Pengadilan Negeri Serang

Pembunuh Sopir Taksi Online Asal Cikupa Divonis Seumur Hidup

Senin, 11 Mei 2026 17:39
Dandim 0623/Cilegon bersama BAZNAS Kota Cilegon meninjau fasilitas MCK yang dibangun untuk warga Lingkungan Tembulun, Pulomerak, dalam program TMMD ke-128.

Sinergi dengan BAZNAS, Kodim Cilegon Bangun Lima Fasilitas MCK untuk Warga Tembulun

Senin, 11 Mei 2026 17:08
Cilegon Peringkat Kedua Pangan Aman Se-Banten

Cilegon Peringkat Kedua Pangan Aman Se-Banten

Senin, 11 Mei 2026 19:39
Personel Kodim 0623/Cilegon melakukan rehabilitasi rumah milik warga di Lingkungan Klelet, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, dalam program TMMD ke-128.

Kodim Cilegon Rehab Rumah Tukang Parkir di Klelet

Senin, 11 Mei 2026 18:16
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang menyaksikan salah satu masyarakat sedang menggunakan fasilitas program Laris Manis, Senin 11 Mei 2026.

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Launching “Laris Manis”, Layanan Roya dan Waris Beres 5 Menit

Senin, 11 Mei 2026 18:08
Pelayanan pelanggan kepada jemaah haji di salah satu embarkasi.

Telkomsel Perkuat Layanan Komunikasi Jemaah Haji 2026, Hadirkan Bantuan 24 Jam hingga Posko di Tanah Suci

Senin, 11 Mei 2026 17:53
Terdakwa di Pengadilan Negeri Serang

Pembunuh Sopir Taksi Online Asal Cikupa Divonis Seumur Hidup

Senin, 11 Mei 2026 17:39
Dandim 0623/Cilegon bersama BAZNAS Kota Cilegon meninjau fasilitas MCK yang dibangun untuk warga Lingkungan Tembulun, Pulomerak, dalam program TMMD ke-128.

Sinergi dengan BAZNAS, Kodim Cilegon Bangun Lima Fasilitas MCK untuk Warga Tembulun

Senin, 11 Mei 2026 17:08

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Cilegon Peringkat Kedua Pangan Aman Se-Banten

Cilegon Peringkat Kedua Pangan Aman Se-Banten

by Redaksi
Senin, 11 Mei 2026 19:39

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID  – Pemerintah Kota Cilegon berhasil meraih peringkat kedua kabupaten/kota pangan aman terbaik di Provinsi Banten. Capaian tersebut diperoleh berdasarkan...

Personel Kodim 0623/Cilegon melakukan rehabilitasi rumah milik warga di Lingkungan Klelet, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, dalam program TMMD ke-128.

Kodim Cilegon Rehab Rumah Tukang Parkir di Klelet

by Adam Fadillah
Senin, 11 Mei 2026 18:16

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kodim 0623/Cilegon kembali menyasar rumah warga kurang mampu di Kota Cilegon. Kali ini, rumah yang akan mendapatkan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak