SERANG – Pejabat di lingkungan Pemprov Banten ikut mencermati hasil perolehan suara Pilgub Banten yang telah diumumkan KPU Banten, Minggu (26/2). Raihan suara terbanyak yang diraih pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy kini menjadi topik hangat yang jadi bahasan mereka. Salah satu yang juga hangat dibahas soal kemungkinan mutasi dan rotasi pejabat. Itu karena pergantian kepala daerah kerap diidentikkan juga dengan rotasi dan mutasi pejabat. “Tugas kami sebagai aparatur sipil negara (ASN) tentu harus menyambut kehadiran gubernur terpilih dengan bahagia, siapa pun yang ditetapkan,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banten Hudaya Latuconsina kepada Radar Banten, kemarin.
Menurut Hudaya, semua ASN di pemprov harus beradaptasi dengan berbagai rencana atas visi dan misi gubernur terpilih dan menjabarkannya dalam RPJMD lima tahun ke depan (2017-2022). “Pasangan calon yang harus menyampaikan visi dan misinya, perjalanan kampanye masing-masing, termasuk informasi di media massa atas janji-janjinya, kami telah rekam secara baik. Semuanya itu akan dipetakan menjadi program-program strategis dalam RPJMD,” jelasnya.
Lanjut Hudaya, para ASN Pemprov Banten tidak memiliki keraguan sedikit pun untuk menjadi bagian dalam roda pemerintahan dengan kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur terpilih.
Berbeda dengan Hudaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten Siti Ma’ani Nina hanya melemparkan senyum saat dimintai tanggapan perihal gubernur dan wakil gubernur baru. “Saya no comment ya,” kata Nina seusai pembukaan rapat koordinasi (rakor) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) dalam rangka penyusunan rencana kerja (renja) tahun 2018 di Hotel Flamengo, Kota Serang, Senin (27/2).
“Kebetulan DP3AKKB merupakan dinas yang baru dibentuk. Saya fokus dulu dengan tanggung jawab di sini,” kata Nina yang selalu tersenyum saat didesak tanggapannya soal gubernur dan wakil gubernur yang baru.
Sebelumnya, Sekda Banten Ranta Soeharta menanggapi proses politik pada Pilkada Banten secara normatif. Ia mengaku, menunggu tahapan pilgub rampung oleh KPU Banten hingga ditetapkannya pemenang Pilgub Banten 2017.
Menurut Ranta, pemprov dan masyarakat masih menunggu kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan memimpin Banten lima tahun ke depan. “Siapa pun yang menang harus didukung dan disambut karena masyarakat telah menentukan pilihan,” jawab Ranta.
Saat didesak dimintai tanggapannya terkait perolehan suara terbanyak yang diraih pasangan Wahidin-Andika, Ranta merespons dengan gayanya yang khas. “Saya buru-buru mau ke Tangerang,” sambil memegangi tangan wartawan sejumlah awak media yang berupaya mengejarnya.
Ranta bahkan mencandai wartawan dengan mencubit badan wartawan yang masih berusaha menanyakan tanggapannya. “Sudah dulu ya,” tangkis Ranta sambil masuk ke dalam mobil dinas sebelum meninggalkan Hotel Flamengo seusai membuka acara rapat koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak di Hotel Flamengo, Kota Serang.
Kepala Badan Aset dan Pengelolaan Keuangan Daerah Nandy S Mulya tampak santai menanggapi hal tersebut. Menurutnya, yang penting kerja sesuai dengan tugas dan amanah yang diberikan pimpinan. “Siap amanah, harus tetap dengan semangat kerja terus bertahan,” katanya.
Di tengah dinamika yang sedang terjadi, Nandy memilih menyelesaikan pekerjaanya. “Lagi mengurus gaji. Rabu kan 11 ribu pegawai gajian,” jawab mantan Kepala Dinas Sosial ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Eneng Nurcahyati saat akan ditemui Radar Banten mengaku sedang dalam perjalanan dari Jakarta ke Serang. “Otw (on the way) Serang dari Jakarta,” katanya saat ditanya keberadaannnya via pesan WhatsApp.
Saat dimintai tangapan terkait gubernur baru, Eneng balik bertanya “Tanggapan terkait apa.” Namun, setelah ditanya lagi soal adaptasi kinerja pasca Pilgub Banten, mantan Asda II Setda Provinsi Banten ini enggan memberikan jawaban lebih lanjut. Pertanyaan via WhatsApp wartawan hanya dibaca tanpa dibalas.
Sementara, di tataran eselon IV, gubernur baru yang akan menakhodai Pemprov Banten disambut dengan sukacita. Kasubag Pelayanan Publik pada Biro Organisasi Pemprov Banten Eki Baehaki Albaruci mengaku siap menunjukkan kinerja sesuai dengan tupoksinya sebagai pegawai. “Alhamdulillah proses pilgub berjalan dengan baik, aman, dan damai. Siapa pun nanti yang menjadi gubernur terpilih, ya sudah kita dukung. Yang jelas, kinerja terbaik yang selalu saya kedepankan,” kata Eba, sapaan Eki Baehaki di ruang kerjanya di gedung SKPD terpadu, kemarin. (Supriyono-Deni S/Radar Banten)









