KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kolaborasi lintas sektor dalam aksi bersih-bersih Kali Sabi, Cibodas, Kota Tangerang membuahkan hasil signifikan.
Sebanyak 39,7 ton sampah berhasil diangkut dalam kegiatan yang melibatkan pemerintah, komunitas peduli lingkungan, dan masyarakat, Sabtu 23 Mei 2026.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin menegaskan bahwa penanganan persoalan banjir membutuhkan kerja sama seluruh pihak melalui pendekatan pentahelix.
“Pemerintah tidak bisa sendirian dalam mitigasi bencana banjir, perlu upaya bersama kolaborasi pentahelix yang melibatkan seluruh stakeholder terkait, salah satunya komunitas atau masyarakat,” kata Sachrudin.
Ia mengapresiasi gerakan bersih kali yang diinisiasi komunitas peduli sungai bersama pemerintah daerah. Menurutnya, gerakan tersebut harus terus dilakukan secara rutin agar sungai tetap berfungsi optimal sebagai saluran air.
“Kami mengapresiasi inisiasi komunitas yang secara rutin melakukan aksi bersih-bersih kali. Gerakan seperti ini harus terus digalakkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus menjelaskan bahwa aksi dibagi ke dalam beberapa segmen kerja yang melibatkan UPTD DAS Cidurian-Cisadane, DPUPR Kota Tangerang, serta relawan komunitas.
“Alhamdulillah, sebanyak 39,7 ton sampah berhasil dibersihkan dari Kali Sabi,” ungkap Ade.
Besarnya volume sampah yang diangkat dari sungai menjadi alarm serius pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Pemerintah berharap aksi serupa dapat terus digelar di berbagai titik sungai untuk meminimalisasi risiko banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya.
Editor: Abdul Rozak











