SERANG – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Serang menilai infrastruktur dan kualitas pendidiikan di Kota Serang masih belum layak. Karena itu, sejumlah mahasiswa dari organisasi tersebut menggelar unjuk rasa di depan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Ciceri, Kota Serang, Rabu (3/5).
Dalam aksinya, mahasiswa menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk serius melakukan perbaikan terhadap kualitas serta infrastruktur pendidikan di Ibukota Provinsi Banten tersebut sesuai dengan amanat Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Banten Banten Nomor 7 tahun 2012 tentang penyelenggaraan pendidikan.
“Pemkot harus serius, karena angka buta aksara di wilayah ini sampai sekarang masih cukup tinggi,” ujar Ketua GMNI Cabang Serang Solahudin.
Mewakili massa aksi, Solahudin pun menuntut Walikota Serang Tb Haerul Jaman untuk merealisasikan janji kampanyenya dengan memberantas oknum-oknum yang melakukan komersialisasi terhadap dunia pendidikan.
“Komersialisasi terhadap dunia pendidikan masih nyata terjadi di beberapa sekolah. Dalihnya pasti selalu untuk pembangunan insfrastruktur. Problematika ini jangan sampai menjadi budaya yang mengakar, Walikota harus tegas agar masalah ini bisa terselesaikan,” ujarnya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)








