SERANG – Jumlah pendonor yang rutin mendonorkan darahnya di Unit Transfusi Darah Kabupaten Serang saat Ramadan mengalami penurunan. Akibatnya stok darah yang tersedia hingga hari ini hanya bertahan selama dua minggu ke depan.
“Memang setiap Ramadan tiba jumlah pendonor darah selalu menurun karena mereka beranggapan donor darah akan membatalkan puasa, sehingga banyak pendonor yang rutin dari pabrik-pabrik enggan mendonorkan darahnya,” kata Yuli Teknisi UTD Kabupaten Serang, Rabu (31/5).
Saat ini stok darah yang tersedia untuk golongan darah A 90 kantong, sel darah merah 180 kantong Untuk golongan darah B 220 kantong, sel darah merah 226 kantong, golongan darah O 140 kantong, sel darah merah 138 kantong. Sedangkan untuk golongan AB, sel darah lengkap 15 kantong, sel darah merah 45 kantong.
Menurutnya, permintaan darah yang paling banyak diminta warga adalah jenis sel darah merah. Stoknya masih relatif stabil.
Kendati demikian, untuk mengantisipasi kekosongan darah yang diperkirakan akan terjadi pada pertengahan Ramadan nanti, pihaknya akan melakukan kegiatan donor darah di mal-mal dan tempat ibadah di Kota Serang.
“Selain itu kami juga akan memberlakukan bagi masyarakat yang minta darah, salah satu anggota keluarganya harus melakukan donor darah. Untuk itu kami harap pada para pendonor dan warga lainya jangan panik dan khawatir untuk mendonorkan darahnya. Jadi, menolong orang melalaui donor darah merupakan hal prilaku yang mulia,”ungkapnya. (Wirda Gariza Haq)










