JAKARTA – Langkah petahana A Zaki Iskandar dalam Pilkada Kabupaten Tangerang 2018 mendatang makin mulus. Satu per satu parpol mulai mendekat. Setelah Golkar, Zaki juga mendapat rekomendasi dari Nasdem untuk maju sebagai calon bupati Tangerang periode 2018-2023.
Surat rekomendasi itu diterima langsung Zaki di Sekretariat DPP Nasdem, Jalan RP Soeroso No.42 Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/9). Putra pertama Ismet Iskandar (mantan Bupati Tangerang) ini didampingi Ketua DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Golkar Madromlie, Wakil Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang M Amud serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tangerang.
Rombongan diterima Tim 7 DPP Nasdem di antaranya, Willy Aditya, Taufik Bastari, Effendi Choirie, Hermawi F Taslim serta Ketua DPW Nasdem Banten Wawan Iriawan. Sebelum menerima rekomendasi, Zaki diterima di ruang lobi lantai 3 DPP Nasdem.
Zaki mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan Nasdem kepadanya. ”Setelah Partai Golkar memberikan rekomendasi, Nasdem ini yang kedua,” ujar Zaki usai menerima SK rekomendasi.
Dengan dua rekomendasi itu, posisi Zaki sudah aman maju menjadi calon bupati tahun depan. Diketahui, syarat bisa mengajukan pasangan calon dalam Pilkada Kabupaten Tangerang, parpol minimal mempunyai 10 kursi. Di DPRD Kabupaten Tangerang, Golkar punya 7 kursi. Sedangkan Nasdem 4 kursi. Sehingga syarat minimal 10 kursi di parlemen sudah terpenuhi.
Zaki mengaku masih menunggu rekomendasi dari parpol lain. Dia pun optimistis semua partai di parlemen pada akhirnya akan memberikan rekomendasi kepadanya. Apalagi, sejumlah mekanisme dalam penjaringan calon bupati di sejumlah partai sudah ia lalui.
”Besok juga hari Sabtu (9/9), proses (penyampaian visi dan misi-red) di PAN berjalan. Hanura sudah berjalan, PPP sudah berjalan dan PDIP juga berjalan,” tambahnya.
Ditanya apakah dengan dua rekomendasi yang saat ini sudah dikantongi, ia merasa sudah cukup? Zaki memberikan sinyal akan menggalang kekuatan besar bersama calon partai koalisi lainnya.
”Ya kalau hitungan kursi (Golkar dan Nasdem-red) sudah cukup, tujuh ditambah empat jadi sebelas, sudah pas. Tapi saya masih menunggu calon-calon partai koalisi untuk membahas tahapan berikutnya. Karena nanti ada tahapan yang krusial yaitu penentuan calon wakil bupati, meskipun itu prerogratif saya, tapi saya pengen lihat kira-kira aspirasi dari partai seperti apa,” tandasnya.
Ketua DPW Nasdem Banten Wawan Iriawan mengaku, rekomendasi yang diberikan DPP Nasdem sesuai keinginan pengurus di daerah. Dimana, kata dia, sejak awal DPD maupun DPW Nasdem merekomendasi nama Zaki ke DPP untuk diusung dalam pilkada mendatang.
”Pak Zaki sebagai Bupati Tangerang dianggap cukup berhasil. Ya kita lihat saja periode keduanya. Dan itu (rekomendasi-red) sebagai syarat kepada Pak Zaki sebagai bupati untuk diberikan amanat kembali, untuk menyejahterakan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujar Wawan.
Menurutnya, rekomendasi Partai Nasdem yang diberikan kepada Zaki tanpa syarat dan mahar politik. ”Mahar politiknya adalah Pak Zaki harus bisa menyejahterakan rakyat Kabupaten Tangerang, itu saja. Kalau syarat utamanya itu enggak bisa dilaksanakan, kita akan cabut (rekomendasi Nasdem-red),” tandasnya.
Sekretaris Tim 7 DPP Nasdem Willy Aditya memastikan, dalam memberikan rekomendasi kepada Nasdem dilatarbelakangi keinginan partainya untuk memenangkan pilkada. Sejauh ini, kata dia, figur yang paling kuat dalam Pilkada Kabupaten Tangerang adalah Zaki. (HENDRA/RBG)









