CILEGON – Sebuah Kijang Innova dengan nopol E 27 PC menjadi korban pencurian dengan modus gembos ban di Jalan Raya Bojonegara, Kelurahan Jombang Wetan, Kota Cilegon, Rabu (6/9). Pelaku berhasil menggasak tas berwarna merah, sebuah ponsel, dan uang Rp 80 juta.
Informasinya, peristiwa tersebut terjadi saat tiga orang penumpang dan satu sopir menuju PT Alfa Granitama di Puloampel setelah mengambil uang dari Bank Mandiri Cilegon. Namun, sesampainya di kios Ratu Collection mobil tersebut mengalami gembos ban sehingga penumpang dan sopir turun dari mobil.
Pintu yang tidak terkunci saat keempat korban keluar dimanfaatkan pelaku untuk mengambil sejumlah barang yang ada di dalam mobil berwarna dominan silver itu. Dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor langsung melaju kencang setelah berhasil menggondol barang berharga yang ada di mobil.
Kanit I Reserse Kriminal Polres Cilegon Iptu Batee mengatakan, saat mobil yang dikendarai berhenti di Jombang, tiga orang perempuan yang menaiki mobil tersebut turun dari mobil dan memutuskan makan di lokasi yang berjarak 10 meter dari tempat mobil terparkir. “Pintu mobil yang dalam keadaan tidak terkunci dimanfaatkan pelaku untuk mengambil barang berharga di mobil dengan cepat,” katanya kepada Radar Banten, Rabu (6/9).
Kata Batee, sopir yang saat itu sedang memperbaiki ban mobil kaget saat mengetahui dua pelaku mengambil barang dari dalam mobil. “Setelah pelaku melaju kencang ia baru sadar dan melakukan pengejaran,” ungkapnya.
Mengetahui barang berharga dalam mobil digasak pelaku gembos ban, salah satu korban pingsan lantaran diduga syok dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Menurut pengakuan sopir, lanjut Batee, dua pelaku menggunakan motor Satria F berwarna hitam dengan velg merah. “Satu pelaku berperan mengambil barang dari mobil dan satu lainnya mengendarai motor, saat ini kami masih melakukan pengejaran. Korban juga nanti kami mintai keterangan setelah sadarkan diri,” imbuhnya.
Batee menyebutkan, modus pencurian gembos ban di Kota Cilegon terbilang cukup tinggi. Kata dia, pelaku biasanya mengikuti korban yang mengambil uang dalam jumlah banyak. “Kami menduga kasus ini juga pelaku mengikuti dari Bank Mandiri, Simpang Tiga Cilegon,” pungkasnya. (Alwan/RBG)










