CILEGON – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi, Minggu (28/1). Kali ini sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport nomor polisi BE 1373 BJ menabrak dua pohon sekaligus di Tol Tangerang-Merak KM 97, tepatnya di Lingkungan Bujanggadung Kulon, Rawaarum, Kecamatan Grogol.
Mobil yang dikemudikan Rizki dan dua penumpang Zulkarnain dan Imron, melaju dari arah Tangerang menuju Merak menggunakan lajur sebelah kiri. Namun, saat di lokasi kejadian, mobil melaju dengan kecepatan tinggi. Di saat yang sama, terjadi angin kencang dari arah barat sehingga membuat sopir hilang kendali.
Mobil berwarna hitam itu kemudian oleng ke parit dan menghantam dua pohon sekaligus. Kondisi mobil hancur hampir di seluruh bagian, kacanya pecah dan ban depan sebelah kiri juga robek. Sementara, sopir diduga menderita luka dalam karena berbenturan keras dengan setir. Dia sempat dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM), tetapi tidak bisa diselamatkan.
Nikmatulloh (42), warga yang mengetahui kecelakaan itu, mengaku terkejut setelah mendengar suara benturan keras. Ketika dilihat ternyata sebuah mobil yang menghantam pohon. Saking kerasnya benturan, mobil tersebut sampai terpental kembali ke tol. “Saya dengar suara keras. Saya langsung lihat ternyata mobil nabrak pohon. Setelah nabrak pohon, langsung naik ke jalan lagi,” jelasnya.
Nikmatulloh mengaku sempat bertanya kepada dua penumpang yang selamat, yakni Zulkarnain dan Imron. “Saya tanya ke penumpang yang selamat. Katanya, habis menghadiri acara dari Lippo Cikarang dan akan pulang ke Lampung,” terangnya.
Anggota Unit Lakalantas Polda Banten Bripol Muhamad Halili mengatakan, mobil yang menghantam pohon diduga sopir memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Di sisi lain, sang sopir kemungkinan kurang konsentrasi. “Informasi yang didapat dari saksi, kecepatan mobil di atas 100 kilometer per jam. Cuaca buruk dengan angin kencang juga bisa memengaruhi laju kendaraan,” ujarnya.
Terkait dugaan pengemudi mengantuk ketika kecelakaan terjadi, Halili mengaku, belum bisa menyimpulkan lantaran masih dalam proses penyelidikan. “Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait pengemudi kenapa bisa sampai menabrak pohon,” ujarnya. (Adi/RBG)








