SERANG – Pendaftar calon aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Serang mencapai 7.900 pelamar dari 422 formasi yang disediakan. Jumlah itu melebihi target pendaftar calon ASN yang diprediksi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang sebanyak 4.000 orang.
“Sampai hari ini (kemarin-red) pelamar calon ASN mencapai 7.900 pelamar,” ungkap Kepala Sub Bagian Data dan Informasi pada BKPSDM Kabupaten Serang De Safari Natadikarya melalui sambungan telepon seluler, Senin (8/10).
Pria yang akrab disapa Deden itu mengatakan, jumlah pelamar calon ASN melebihi target BKPSDM yang diprediksi mencapai 4.000 orang. Kata Deden, formasi yang banyak diminati pelamar calon ASN, di antaranya bagian administrasi, ekonomi, dan manajemen. Sementara formasi seperti guru dan ahli kesehatan masih minim peminat.
“Mungkin pelamar banyak yang tidak memenuhi syarat,” ujarnya.
Menurut Deden, sebanyak 7.900 pelamar belum tentu terdaftar sebagai peserta seleksi calon ASN. Ribuan pelamar tersebut akan diverifikasi kembali sebelum dilaksanakan tes. “Kemungkinan besar jika sudah terverifikasi semua akan berkurang jumlah pendaftar,” katanya.
Kata Deden, pihaknya sudah menyiapkan 200 komputer untuk pelaksanaan CAT atau tes kompetensi dasar (TKD). Deden meyakini, pendaftar calon ASN di Kabupaten Serang akan terus bertambah sampai waktu penutupan pendaftaran yang ditenggat hingga 15 Oktober.
Dalam tes kompetensi dasar, lanjutnya, harus memenuhi syarat sesuai disyaratkan oleh instansi masing-masing. “Kalau tidak ada yang memenuhi syarat, ya kita coret,” tegasnya.
Dalam proses pelaksanaan tes, diungkapkan Deden, memerlukan waktu cukup panjang hingga sepuluh hari. “Nanti kita lihat sampai batas akhir pendaftaran. Rencana, tes dimulai tanggal 26 Oktober,” ungkapnya.
Salah seorang pelamar calon ASN asal Kecamatan Petir, Nining Naziatus Solihah mengaku, sudah mendaftarkan diri ikut seleksi calon ASN dan mengunggah berkas dari awal Oktober. Nining tinggal menunggu laporan lamarannya terverifikasi.
“Saya kebetulan ngelamar ke Dinas Kesehatan yang membutuhkan bidan,” ungkapnya.
Nining berharap, berkasnya memenuhi syarat dan bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya mengikuti tes. (Adi/RBG)










