SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Mahasiswa yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Kelompok 38 Reguler memberikan pembekalan kepada ibu ruham tangga (IRT) di Pabuaran agar bisa mengelola keuangan keluarga dengan baik.
Upaya tersebut diwujudkan melalui workshop “Cerdas Finansial: Strategi Jitu Mengelola Keuangan Keluarga” yang dilaksanakan di Kantor Desa Talaga Warna, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Sabtu 11 Juli 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh ibu rumah tangga dan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan keluarga dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Ketua KKM Tematik Untirta Kelompok 38 Reguler, Diah, mengatakan penguatan literasi keuangan keluarga merupakan salah satu langkah strategis dalam membangun masyarakat yang mandiri secara ekonomi. Menurutnya, keluarga menjadi fondasi utama dalam menciptakan ketahanan sosial maupun ekonomi.
“Pengabdian kepada masyarakat harus mampu menghadirkan solusi atas kebutuhan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Literasi finansial merupakan salah satu bekal penting bagi keluarga untuk membangun pola pengelolaan keuangan yang lebih terencana, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga. Melalui workshop ini, kami berharap masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga terdorong untuk menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih bijaksana dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ia mengatakan Workshop tersebut merupakan program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi mahasiswa KKM Tematik Untirta Kelompok 38 Reguler melalui kolaborasi bersama dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada bidang pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui kolaborasi tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan keluarga dengan pendekatan yang ilmiah, praktis, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Lebih lanjut, Diah berharap, melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap literasi keuangan keluarga di Desa Talaga Warna dapat terus meningkat sehingga masyarakat memiliki kemampuan mengelola keuangan secara lebih bijaksana, terencana, dan berkelanjutan.
“Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, pemerintah desa, dan Masyarakat,” ujarnya.
Dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Nining Purwaningsih, yang juga merupakan pemerhati keuangan keluarga mengatakan, kondisi keuangan keluarga yang sehat tidak ditentukan oleh besarnya pendapatan, melainkan kemampuan dalam mengelola pendapatan secara terencana.
“Kunci utama pengelolaan keuangan keluarga bukan terletak pada besar kecilnya penghasilan, tetapi pada kedisiplinan dalam mengatur pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung dan menyiapkan dana darurat. Dengan pengelolaan yang baik, setiap keluarga memiliki peluang untuk mencapai kondisi ekonomi yang lebih stabil,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Talaga Warna, Tubagus Faoji, mengapresiasi kolaborasi antara mahasiswa dan dosen Untirta dalam menghadirkan kegiatan edukasi yang dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Mahasiswa KKM Tematik Untirta dan para dosen yang telah menghadirkan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Edukasi mengenai pengelolaan keuangan keluarga sangat penting, terutama bagi ibu rumah tangga sebagai pengelola keuangan di tingkat keluarga. Semoga ilmu yang diberikan hari ini dapat diterapkan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Talaga Warna,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











