CILEGON – Realisasi tujuh program prioritas daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2016-2021 Pemkot Cilegon tidak sesuai dengan perencanaan.
Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi menjelaskan, program prioritas antara lain pembangunan Jalan Lingkar Utara, pembangunan tandon, dan Penerapan Sarana Angkutan Umum (SAUM).
“Kepala OPD-nya harus mampu mendorong PPTK-nya, target kinerjanya harus jelas. Sekarang kita meminta lelang dipercepat, RKA-nya ada belum? Kalau sudah ada, sudah dimasukkan SiRUP (sosialisasi sistem informasi rencana umum pengadaan-red) belum?” ujar Edi usai menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di kantor Bappeda Kota Cilegon, Kamis (24/1).
Agar program prioritas itu bisa terealisasi, lanjut dia, lelang harus dipercepat. “Sekarang udah Januari ke Februari, pokoknya Maret udah harus dilelang dari sekian kegiatan. Ada PL (penunjukan langsung-red), ada yang ditenderkan. Ini harus dipenuhi,” kata Edi.
Sekda Kota Cilegon Sari Suryati menjelakan, penyebab progres realisasi program prioritas itu tidak sesuai perencanaan paling banyak karena pembebasan lahan.
“Misalnya JLU sudah dilakukan dengan BPN, kita lakukan bagaimana validasi, verifikasi, terkait dasar hak, itu udah runing. Tinggal pengajuan hak saja. Insya Allah bisa,” ujar Sari.
Sari optimistis program prioritas itu bisa terselesaikan sesuai perencanaan di RPJMD. (Bayu Mulyana/Aas)









