CILEGON – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Arriadna mengungkapkan, selain masalah gizi buruk, Pemkot Cilegon masih dihadapkan dengan persoalan perilaku hidup tak sehat warganya, terutama yang berdampak pada kesehatan anak.
“Tantangan eksternal perkembangan teknologi informasi membawa dampak tersendiri terhadap kesehatan anak,” papar Arriadna dalam acara Gebyar Anak Sehat di halaman rumah dinas Walikota Cilegon, Rabu (10/4).
Kata Arriadna, Pemkot Cilegon saat ini tengah memprioritaskan pembangunan kesehatan terhadap anak-anak. Hal itu bukan saja karena masih terjadinya persoalan gizi buruk dan perilaku hidup tak sehat, juga tingginya jumlah anak usia sekolah di Kota Cilegon.
“Anak usia sekolah 25 persen dari total jumlah penduduk. Angka itu sangat besar,” ujar Arriadna.
Dengan dijadikannya prioritas pembangunan, Arriadna berharap persoalan kesehatan pada anak, salah satunya gizi buruk bisa segera terselesaikan. (Bayu Mulyana)
DPUPR Kota Serang Pastikan Proyek Alun-alun Rp 48,5 Miliar Tak Ganggu Betonisasi Jalan dan Fasilitas Publik
SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang memastikan pembangunan Alun-alun Kota Serang senilai Rp48,5 miliar...
Read moreDetails








