TANGERANG – Tiga hari dibuka penjaringan, Rabu (18/9), tercatat sembilan bakal calon (Balon) walikota Tangsel melamar Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Mereka adalah M. Reza AO, Yusrianto,Tb. Rahmad Sukendar, Yardin Zulkarnaen, Bayuseta, Triade A, H Suriadi Hendarman, Riza Vilano Putra, dan Moh. Sirhan Bachmid.
Wakil Ketua DPD PSI Tangsel Steven Jonson menyatakan penjaringan dibuka sejak Senin (16/9) lalu hingga 20 Oktober mendatang. Pendaftaran bisa dilakukan secara online dan langsung datang ke Sekretariat DPD PSI Kota Tangsel di kawasan Cendana Residence, Kecamatan Ciputat. Saat ini sudah ada sembilan formulir yang dikeluarkan, katanya saat dihubungi melalui telepon, Rabu (18/9).
Ia menyatakan para pendaftar akan mengisi surat pernyataan. Salah satunya tak boleh berpoligami, bebas narkoba dan kriminal. “Penjaringan ini, gratis alias tanpa mahar. Partai kami terbuka untuk semua orang yang ingin berbuat untuk Tangsel. Tokoh independen ada empat orang yang sudah mendaftar,” singkatnya.
Sementara itu, di sela-sela kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) III di kawasan Puspiptek, Serpong, Kota Tangsel, Selasa (17/9) lalu, Ketua DPD Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah mengatakan akan menggelar rapat pleno tingkat Kabupaten Kota sebagai dasar dukungan yang akan diberikan kepada balon Golkar.
“Sesuai mekanisme Golkar, lewat rapat pleno dan hasil survei untuk memilih kandidat yang akan diusung,” katanya.
Melalui mekanisme tersebut, sambungnya, akan terlihat kader yang pantas untuk diusung. Tapi, kalau tak ada yang memenuhi persyaratan, tak menutup kemungkinan akan diambil dari luar kader. “Kalau tak ada kader yang layak, boleh diusung dari luar. Tapi, prinsipnya yang diutamakan Kader Golkar. Soalnya Golkar ingin kemenangan,” tambahnya.
Ia menambahkan kepastian dukungan, tentunya tetap ditentukan pimpinan pusat Golkar. “Usulan rapat pleno, masih akan menunggu Musyawarah Nasional (Munas) Golkar,” tukasnya. (you/asp)










