TANGERANG – Sebanyak 19 bakal calon walikota dan wakil walikota Tangsel yang mendaftar penjaringan PDI Perjuangan dilakukan verifikasi berkas. Ketua DPC PDIP Kota Tangsel Wanto Sugito menyatakan tengah melakukan verifikasi. Setelah itu akan dilaporkan ke DPD PDIP Banten, selanjutnya ke DPP PDIP.
“Hari ini (20/9), 19 berkas akan diserahkan ke DPD PDIP Banten. Usai menerima berkas biasanya akan dilakukan pleno. Nantinya DPP yang akan mengeluarkan siapa nama calon yang akan dipilih PDI Perjuangan,” katanya, Kamis (19/9).
Ia menambahkan Pilkada bukan sekadar ajang kontestasi demokrasi. Lalu, pemenang menjadi kepala daerah dan bergaya bak raja lokal. Pilkada hanya sarana mencari pemimpin, sepatutnya tak lupa akar sejarah, dan berpihak pada kaum marhaen. “Penjaringan ini, kami harap akan lahir pemimpin yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya,” terangnya.
Wanto mengaku tak lagi ingin kita dengar, RSUD menolak rakyat miskin, pemuda sulit mencari kerja, pelayanan birokrasi buruk, APBD diselewengkan, anak kekurangan gizi, tata kelola kota yang carut marut, kebhinekaan terganggu, anak-anak tak bisa sekolah karena orang tuanya miskin, dan sebagainya.
Diketahui, 19 tokoh mengikuti penjaringan PDIP Kota Tangsel. Mereka di antaranya Tb. Rahmat Sukendar, Siti Nur Azizah, Tomy Patria Edwardy, Kolonel Sus Beben Nurfadilah, Heri Gagarin, Kemal Pasya, Aldrin Ramadian, Benyamin Davnie, Roland Utama, Drajat Sumarsono, Ade Irawan, Fahd Pahdepie, Gacho Sunarso, Muhammad Reza Ao, Arsid, Muhamad, Yusrianto, Yardin Zulkarnaen, Suryadi Hendarman dan Suhendar.
Ketua Penjaringan PDI-P DPC Tangsel Suhari Wicaksono menjelaskan dari 20 pendaftar, hanya satu yang tak mengembalikan formulir. “Peserta yang tak mengembalikan Roland Utama. Alasannya ada urusan keluarga,” ucapnya.
Ia menambahkan penjaringan PDI Perjuangan diikuti oleh berbagai latar belakang profesi mulai dari kader internal, pedagang air minum isi ulang, aktivis antikorupsi hingga Wakil Walikota. “Pendaftar tahun ini, lebih banyak dari Pilkada sebelumnya. Lima tahun lalu, dari 15 pendaftar hanya tujuh yang mengembalikan,” tukasnya. (you/asp)








