WARINGINKURUNG – Kekerasan terhadap anak di Kabupaten Serang khususnya di wilayah Serang Timur masih tinggi. Berdasarkan data Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DKBP3A) mencatat, hingga Oktober 2019 ada 60 kasus kekerasan terhadap anak.
Hal itu terungkap pada acara sosialisasi perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM) siap mewujudkan Kabupaten Serang menuju Kabupaten layak anak yang diselenggarakan Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang, di Aula Kecamatan Waringinkurung, Rabu (30/10).
Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Perempuan dan Anak pada DKBP3A Kabupaten Serang Iin Adillah mengatakan, pihaknya gencar melakukan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak. “Sekarang angka kekerasan terhadap anak menurun,” ujarnya kepada Radar Banten.
Camat Waringinkurung Nanang Supriyatna menambahkan, pencegahan kekerasan terhadap anak harus dilaksanakan secara efektif supaya jangan terjadi tindak kekerasan dii lingkungan sekolah, keluarga. “Menjaga kerukunan serta memfungsikan lembaga di desa untuk mencegah kekerasan di masyarakat,” pungkasnya. (mg06)








