LEBAK – Sesi kedua penyisihan Bintang Sains 2019, kemarin (31/10), ditutup oleh peserta dari Kecamatan Cikulur di Gedung PGRI Rangkasbitung. Hampir seluruh peserta tampak menikmati jalannya lomba, mereka lebih happy (senang) dan percaya diri.
Peserta dari Kecamatan Cikulur sebanyak 174 siswa dari 24 sekolah dasar (SD). Jalannya lomba disaksikan Kepala UPT Pendidikan Cikulur Sahri. Lomba berlangsung seru. Sebagian besar peserta terlihat menikmati jalannya lomba dan lebih percaya diri. Kondisi itu membuat persaingan peserta cukup sengit. Host sampai harus membacakan beberapa soal tambahan untuk menentukan sepuluh finalis yang akan mewakili Kecamatan Cikulur ke final. Soal matematika menjadi penentu terpilihnya para finalis.
Kepala UPT Pendidikan Cikulur Sahri memuji event yang digagas Radar Banten dan Banten TV bekerja sama dengan Pemkab Lebak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) tersebut. Menurutnya, lomba sangat positif dan menghibur. Ia juga menilai, lomba dikemas cukup apik tanpa membuat peserta tegang. “Malah peserta kelihatan happy (senang-red) tanpa menghilangkan subtansi dari kompetisi. Event ini mampu mengukur kualitas guru dan siswa didik,” pujinya.

Lantaran itu, ia berpesan, kesepuluh finalis yang akan mewakili Kecamatan Cikulur pada babak final agar memaksimalkan waktu yang tersisa dengan giat belajar. Sahri mengaku optimistis siswa binaannya mampu berprestasi di tingkat kabupaten. “Selepas ini jangan langsung berpuas diri. Kepala sekolah dan guru pendamping harus mempersiapkan anak didiknya agar tampil maksimal di final,” pesannya.

M Fahri, salah satu finalis dari SDN 1 Sumurbandung mengaku, sudah mempersiapkan diri hampir satu bulan sebelum lomba dimulai. Ia mengaku, mendapat tambahan jam pelajaran dari guru pendampingnya untuk mengasah kemampuannya pada mata pelajaran metamatika dan sains. “Setelah ini saya akan lebih giat lagi belajar supaya bisa ikut studi tur ke luar negeri,” harapnya.

Guru pendamping Fahri dari SDN 1 Sumurbandung Hetty mengaku bangga terhadap tiga siswa didiknya yang masuk finalis mewakili Kecamatan Cikulur. “Kita akan persiapkan lebih maksimal agar saat tampil di final bisa berprestasi,” ujarnya. (nce/zai/ira)











