Bintang Sains 2019 Kabupaten Lebak ditutup peserta dari Kecamatan Cibeber di Gedung PGRI Bayah, Rabu (30/10). Ajang pengetahuan matematika dan sains itu diikuti 256 peserta dari 44 SD. Sepuluh peserta terpilih sebagai finalis menyatakan siap bersaing pada final dengan menambah porsi belajar.

Persaingan peserta selama lomba cukup sengit. Seperti biasa, peserta banyak berguguran pada soal esai matematika. Sampai akhirnya terpilih sepuluh finalis yang didominasi laki-laki sebanyak enam peserta.

“Alhamdulillah masuk sepuluh besar. Saya akan menambah porsi belajar jelang final,” janji Muhamad Ilyas, finalis dari SDN 1 Neglasari.

Ilyas yang memang menjadi tumpuan sekolah satu-satunya itu mengaku, termotivasi menjadi juara Bintang Sains 2019 Kabupaten Lebak karena ingin mengikuti studi tur ke luar negeri, selain ingin membanggakan sekolah dan orangtua.
“Saya akan lebih giat belajar dan menambah durasi jam belajar. Mudah – mudahan di final bisa tampil maksimal, minimal masuk tiga besar,” harapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Bayah Kusnadi memuji event yang digagas Radar Banten dan Banten TV bekerja sama dengan Pemkab Lebak tersebut. Ia optimistis siswa binaannya bisa merebut takhta juara pada final.
“Ya, semangat anak-anak sangat tinggi dalam berkompetisi. Mereka sangat antusias dan membuktikan tak kalah dengan peserta dari kota,” ujarnya.

Menurutnya, persaingan finalis pada babak final akan lebih ketat. Lantaran itu, ia mengimbau, seluruh kepala sekolah memberikan bimbingan tambahan kepada siswa didiknya yang akan mewakili Kecamatan Cibeber di tingkat kabupaten agar dapat mengharumkan nama wilayah dan sekolah.

“Pesan saya, para finalis lebih giat lagi belajarnya agar bisa menjadi juara,” pesannya. (nce/zai/ira)









