TANGERANG – Ribuan masyarakat Kabupaten Tangerang mengikuti pawai taaruf Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-50 tingkat Kabupaten Tangerang 2019 di lapangan Bumi Indah City, Kecamatan Pasarkemis, Senin (4/11). Kegiatan yang diikuti para kafilah dari 29 kecamatan itu akan berlangsung Senin (4/11) hingga Sabtu (9/11) mendatang.
Wakil Bupati Tangerang Mad Romli mengapresiasi antusiasme warga Kabupaten Tangerang dalam mengikuti pawai taaruf gebyar MTQ Emas tersebut. “Alhamdulillah warga sangat antusias mengikuti rangkaian taaruf. Rombongan pawai dari masing-masing kecamatan juga sangat kreatif dan unik. Mulai dari pakaian yang dikenakan hingga mobil parade yang dihias dengan berbagai bentuk. Mulai dari miniatur quran, masjid, unta, dan lainnya,” katanya setelah mengikuti pawai taaruf di Lapangan Bumi Indah City, Kecamatan Pasarkemis, Senin (4/11).
Romli berharap, perhelatan MTQ ke-50 ini bisa terlaksana baik, lancar dan bisa menjaring bibit qori-qoriah berprestasi. “Semoga perlombaan MTQ tahun ini bisa dijadikan momentum untuk membumikan Alquran menuju masyarakat Tangerang Gemilang yang berkarakter Qurani,” pungkasnya.
Perlombaan MTQ ke-50 itu akan berlangsung selama enam hari dengan berbagai lomba. Diantaranya musabaqah tilawatil quran hingga festival hiburan qosidah, marawis, paduan suara, dan puisi. Para peserta akan berkompetisi merebut juara umum MTQ 2018 yang dipegang Kecamatan Pagedangan.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid berharap, perhelatan tersebut berjalan lancar dan aman. “Semoga setelah perlombaan MTQ ini, syiar Islam semakin terpelihara dan menggema di masyarakat,” ungkapnya.
Camat Pasarkemis Chaidir sebagai tuan rumah MTQ mengaku sudah maksimal. Mulai dari pengamanan dan keamanannya. “Keamanan terjamin, kita bekerjasama mulai dari RT RW hingga unsur muspika kecamatan dan puskesmas. Semuanya terjamin,” katanya.
Chaidir menjelaskan, pihaknya juga menyiapkan 29 pemondokan baik di perumahan dan perkampungan. “Semoga perhelatan lomba berjalan lancar, aman dan tercapai apa yang menjadi tujuan yakni masyarakat yang berkarakter qurani,” pungkasnya. (mg-04/asp)








