CILEGON – Dua orang yang mengaku utusan Presiden Joko Widodo mengunjungi Bainah di Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber. Dua orang yang enggan disebutkan namanya itu memberikan bantuan berupa bingkisan dan sejumlah uang.
Bainah merupakan salah satu warga Kota Cilegon yang nekat bertemu Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja di Kota Cilegon, Jumat (8/12). Sambil membawa anak perempuannya yang berusia lima tahun, ibu dua anak itu mengejar Jokowi hingga ke tempat makan siang di salah satu restoran yang tak jauh dari Masjid Agung Kota Cilegon.
Kerja keras perempuan penyandang disabilitas itu membuahkan hasil. Dia berbincang dengan Presiden Jokowi, momen kebersamaannya dengan orang nomor satu di Indonesia itu bahkan disebarluaskan oleh akun Facebook resmi Presiden Jokowi.
Kemarin, Minggu (8/12) dua orang yang mengaku utusan Jokowi kembali menemui Bainah. Perempuan dua anak itu ditemui di kediaman salah satu kerabatnya di Cibeber. Bainah tinggal di rumah kontrakan di Lingkungan Cikerut, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Cibeber.
Dalam pertemuan itu, Bainah menuturkan proses kerja kerasnya sehingga bisa bertemu Presiden Jokowi. Menurutnya, untuk bisa bertemu dengan mantan walikota Solo itu, istri dari Muhamda Supri itu mengejar hingga ke Stadion Seruni, lokasi pendaratan helikopter yang membawa Jokowi dari Jakarta ke Cilegon.
Di Seruni, Bainah gagal bertemu Jokowi, ia datang terlambat. Jokowi kala itu sudah meninggalkan stadion untuk berkunjung ke RSUD Kota Cilegon. Bainah yang tidak tahu agenda kunjungan Jokowi pun memutuskan untuk kembali pulang. Saat di angkot, ia mendapatkan kabar jika Jokowi akan salat Jumat di Masjid Agung Kota Cilegon.
Tahu informasi itu, Bainah pun langsung ke Masjid Agung. Di sana ia menunggu Presiden tepat di depan masjid. Usai salat Jumat, Presiden pun keluar dari masjid, sayangnya, Bainah bukan satu-satunya masyarakat yang ingin melihat Presiden secara langsung.
Ratusan masyarakat baik yang baru selesai salat Jumat maupun yang sengaja datang ke masjid untuk melihat Presiden termasuk Bainah berdesak-desakan. Disabilitas yang disandangnya tidak membuat Bainah mundur dari kerumunan.
Sayangnya, meski sudah rela berdesakan, bahkan mengaku sempat terinjak warga yang lain, Bainah gagal bertemu dengan Jokowi. Ia pun memutuskan untuk pulang. Saat di angkot, ia melihat rombongan Jokowi berada di restoran yang berjarak sekira 100 meter dari Masjid Agung.
Ia pun memutuskan untuk turun dengan harapan bisa bertemu Jokowi. Upayanya itu membuahkan hasil usai salah satu staf kepresidenan tahu jika ia sudah mengikuti Presiden Jokowi sejak di Masjid Agung Kota Cilegon.
Akhirnya, Paspampres pun memberitahukan hal tersebut ke Jokowi. Tak lama berselang, Jokowi mendekati Bainah yang berada di luar restoran. “Malu sih, tapi yah saya nge-fans,” ujarnya, Minggu (8/12).
Dalan pertemuan singkat tersebut, Presiden Jokowi menanyakan identitas, alamat, serta informasi personal lain ke Bainah. Setelah itu, Jokowi pun melanjutkan agenda kunjungan ke Alun-alun Kota Cilegon.
“Langsung dideketin Pak Jokowi, ditanya, embak sehat, namanya siapa, di mana rumahnya, anaknya berapa, udah sekolah belum. Enggak sempat ngobrol banyak, Pak Jokowi kan sibuk. Pak Jokowi bilang sabar aja Bu yah sambil megang-megang pundak,” tutur Bainah.
Bainah mengaku selama ini hanya seorang ibu rumah tangga, suaminya bekerja serabutan di Tangerang. Ia tinggal mengontrak di Cikerut bersama orangtuanya dan dua anaknya yaitu Siti Komalasari berusia lima tahun dan Muhamad Fadhil berusia delapan bulan. Ia berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah agar bisa memiliki tempat tinggal sendiri. “Walaupun cuma gubuk kecil punya rumah sendiri, semoga ada bantuan dari pemerintah,” ujarnya.
Di sisi lain, dua orang yang mengaku utusan Presiden Jokowi enggan memberikan keterangan apa pun kepada awak media. Mereka tiba sekira 13.30 WIB, kemudian pulang sekira pukul 14.30 WIB.
Melalui akun Facebook Presiden Joko Widodo, Jokowi menceritakan pertemuannya dengan Bainah. “Bertemu dan berbincang sejenak dengan Ibu Inah, selepas santap siang di Kota Cilegon. Rupanya, Ibu Inah telah menunggu dan menyambangi lokasi kunjungan saya di Banten, dari sekitar helipad, lokasi peresmian pabrik, sampai di halaman masjid,” tulis Jokowi.
“Akhirnya, keinginan Ibu Inah terwujud. Kami bersalaman dan berbincang di depan rumah makan. Semoga Ibu Inah dan putrinya senantiasa sehat dan sejahtera,” tambah Jokowi. (bam/ibm/ags)









