SERANG – Pembina Himpaudi Provinsi Banten Adde Rosi Khoerunnisa yang juga istri Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menerima Himpaudi Award dari Menteri Perikanan dan Kelautan (KKP) Bapak Edhy Prabowo. Penghargaan itu diberikan atas dedikasi, sinergi, dan kolaborasinya dengan Himpaudi dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul sejak dini.
Perempuan yang sudah menjabat sebagai ketua Himpaudi Provinsi Banten dua periode itu bersama Bunda PAUD dari berbagai daerah di Indonesia menerima Himpaudi Award di Jakarta Convention Centre (JCC) Jakarta, Jumat (13/12).
Adde Rosi menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga kepada Allah Swt bahwa upayanya selama ini dalam mengabdikan dirinya di Himpaudi Provinsi Banten mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari pemerintah pusat melalui KKP. “Penghargaan ini saya dedikasikan kepada seluruh pejuang PAUD dan anak-anak PAUD se-Provinsi Banten agar terus tanpa lelah membangun SDM Banten yang unggul dari sejak dini”, ujar anggota Komisi III DPR RI itu, akhir pekan lalu.
Adde Rosi dipercaya oleh KKP serta PP Himpaudi untuk mendapatkan Himpaudi Award atas perhatiannya kepada PAUD dan agar kampanye gemar makan ikan yang selalu disosialisasikan dan digalakkan di Provinsi Banten untuk menghindari stunting yang terjadi pada anak.
“Tentu saya bangga dan bahagia, award ini menjadi penyemangat saya dan keluarga besar Himpaudi Banten untuk membuat program gemar makan ikan sampai ke seluruh pelosok Banten”, ujar mantan wakil ketua DPRD Banten itu.
Kata dia, memorandum of understanding (MoU) antara KKP dan Himpaudi Pusat itu akan menjadi dasar bagi Himpaudi di daerah agar bisa bersama-sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) baik provinsi maupun kabupaten kota untuk melaksanakan sosialisasi dan program aksi makan ikan baik kepada orangtuanya maupun kepada anak-anaknya yang masih usia dini. Apalagi, ia mengatakan, potensi Banten yang memiliki panjang pantai terpanjang di Indonesia serta lautan yang luas tentunya menjadi penunjang utama dalam program ini.
Namun kenyataannya, sektor kelautan dan perikanan masih belum menyentuh kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan terutama untuk pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita. “Oleh karena itu, tugas pemerintah daerah dan stakeholder lainnya termasuk Himpaudi harus lebih gencar lagi dalam memberikan sosialisasi terkait manfaat ikan dan seafood lainnya bagi pertumbuhan bayi dan balita,” tutur ibu empat orang anak itu.
Untuk merealisasikannya, Adde Rosi mengaku akan bekerja sama dengan DKP dan organisasi lainnya seperti Dharma Wanita Persatuan, TP PKK, BKOW, dan lainnya. Selain itu, ia akan menginstruksikan kepada seluruh PAUD di Banten untuk memasukkan sosialisasi dan ajakan minimal sekali makan ikan sampai di tingkat desa atau kelurahan.
Sebagaimana diketahui, visi pertama pemerintahan Jokowi-KH Ma’ruf Amin lima tahun ini adalah mewujudkan SDM Indonesia yang unggul. Untuk itu, pembangunan SDM unggul harus dimulai dari sejak dini dan dimulai dari daerah.
Himpaudi Award dikemas dalam Ajang Kreativitas Pejuang PAUD (AKPP) III Tahun 2019 merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Ikan Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pemerintah ke depan di antaranya adalah memprioritaskan untuk memberantas stunting. KKP bersama kementerian lainnya dan seluruh kepala daerah siap melawan stunting dengan memperbaiki gizi anak Indonesia. KKP siap mendengarkan aspirasi yang datang dari masyarakat bawah di daerah-daerah dan siap terbuka untuk membangun Indonesia”, ujar mantan ketua Komisi IV DPR RI itu. (nna/air/ira)










