SERANG – Korban laka lantas di Jalan Lintas, Desa Sumber Harapan, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Hasbullah Thoyib sudah dimakamkan di kampung halaman di Bengkulu, Minggu (8/8) sore. Almarhum yang merupakan guru olahraga di SMPN 1 Kramatwatu sempat ucapkan selamat ulang tahun ke 22 untuk putri sulungnya Sasa Vianita.
Hasbulloh meninggalkan seorang istri Ida Audiyah Widasari, yang juga seorang guru olhraga SMP 7 Cilegon, dan dua putri Sasa Vianita yang sedang menempuh pendidikan di Malang, serta si bungsu Dea Sasnia, yang saat ini bekerja di Kantor Pajak Bangka Belintung dan kuliah D1.
Saat Radar Banten mengunjungi kediaman almarhum di Perumahan Griya Baladika Asri, RT 03 RW 15, Kelurahan Drangong, Kota Serang, Senin (9/8) siang, suasana kediaman almarhum tampak sepi.
Hanya ada mertua korban, Sugiarti dan suami menjaga rumah. Dari nenek Sugiarti, diketahui jika istri korban sudah berangkat menuju Bengkulu pada Senin pagi. “Almarhum sempat mengucapkan selamat ulang tahun untuk putrinya pas hari Jumat melalui telepon,” kata Sugiarti kepada Radar Banten. (Daru Pamungkas)











