
Seseorang mengalami kesulitan tidur, atau insomnia, menyebabkan kondisi fisik tidak cukup fit. Insomnia dapat terjadi pada semua rentang usia dan lebih rentan terjadi pada wanita dibandingkan pria, serta seseorang yang sudah lanjut usia.
Gejala seseorang yang mengalami insomnia sangat sulit untuk merasakan ngantuk, sehingga menentukan ukuran tidur normal karena kebutuhan tidur berbeda-beda bagi setiap orang. Hal tersebut dipengaruhi oleh usia, gaya hidup, lingkungan, dan pola makan. Gejala-gejala insomnia yang paling umum, antara lain sulit untuk merasakan ngantuk dan tidak bisa tertidur, terbangun pada malam hari atau dini hari dan tidak bisa tidur kembali, merasa lelah, emosional, sulit berkonsentrasi, dan tidak bisa melakukan aktivitas secara baik pada siang hari. Bahkan tidak bisa tidur siang, meskipun tubuh terasa lelah.
Ada beberapa faktor penyebab insomnia yang pada akhirnya berujung kepada kondisi sulit tidur pada jangka waktu yang cukup lama. Mulai dari akibat gaya hidup dan masalah kenyamanan ruangan kamar, hingga akibat gangguan psikologi, masalah kesehatan fisik, dan efek samping obat-obatan

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan tidur. Antara lain menggunakan ramuan pala dan madu. Anda cukup menyediakan 1/5 bagian dari biji pala, kemudian madu sebanyak satu sendok makan, dan air panas satu cangkir. Cara pembuatannya, 1/5 bagian biji pala ditumbuk halus, seduh dengan 1 cangkir air hangat, dan tambahkan madu 1 sendok makan. Cara pemakaian rumuan tersebut, cukup diminum 1-2 kali sehari dalam keadaan hangat.
Cara lainnya menggunakan metode akupresur atau pemijatan di bagian tubuh tertentu. Akupresur untuk mengatasi sulit tidur dapat dilakukan pemijatan pada lokasi yang letaknya dilekukan garis pergelangan tangan bagaian dalam, segaris dengan jari kelingking. Lokasi yang terletak pada 3 jari di atas pertengahan pergelangan tangan bagian dalam.
Kemudian bagian lainnya terletak di punggung tangan pada tonjolan tertinggi ketika ibu jari dan telunjuk dirapatkan. Lokasi yang terletak di punggung kaki pada cekungan antara pertemuan tulang telapak kaki ibu dan jari kedua kaki
Disampaikan oleh: Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Banten











