TANGERANG SELATAN-PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (SBI) menawarkan saham perdananya untuk umum atau biasa disebut Initial Public Offering (IPO). Sebanyaknya 323.334.000 saham atau 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Harga penawaran awal saham berada di kisaran Rp 160 – Rp 170 per saham. Dengan begini, PT BSI diperkirakan memiliki potensi dana Rp Rp 51,73 miliar sampai Rp 54,96 miliar. Direktur PT SBI Winston Mulyadi mengatakan, dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Saham Perdana akan digunakan untuk modal kerja perusahaan berupa pembelian persediaan barang.
Menurut Winston, prospek usaha dan kinerja PT SBI mengutip pada laman e-IPO, total ekuitas PT SBI mengalami peningkatan sebesar Rp 20,27 miliar atau 69% yaitu dari Rp 29, 49 miliar pada Desember 2020 menjadi Rp 49,77 miliar pada September 2021.
Peningkatan ini terutama disebabkan oleh penambahan modal dan peningkatan laba periode tahun berjalan. “Selain memiliki fundamental perusahaan yang baik, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dan kesehatan juga menjadi katalis positif bagi perusahaan yang membuat tren pembelian sepeda tetap meningkat,” ujar Winston, Jumat (18/2).











