TANGERANG – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pelita Harapan (UPH) secara resmi membuka Pusat Studi Group of Twenty (G20) Indonesia.
Peresmian dilakukan secara daring oleh Airlangga selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Executive Director Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) Stephanie Riady, dan Rektor UPH Jonathan L. Parapak.
Pusat Studi yang akan dijalankan selama lima tahun ini berfokus menjadi ‘Knowledge Hub G20’ pertama di Asia Tenggara yang berkontribusi untuk membantu panitia nasional G20 dalam hal riset, inovasi, penyediaan pakar, dan masukan dari sisi akademik.
Menko Perekenomian RI menyatakan, Pusat Studi G20 yang pertama di ASEAN ini dapat menjadi pusat penelitian studi baru dalam rangka mendukung penanganan isu-isu global.
“Pusat Studi G20 di UPH menjadi pusat studi berbasis universitas pertama di Indonesia maupun di Kawasan ASEAN. Kami berharap, pusat studi ini dapat menghasikan penelitian-penelitian baru tentang studi Geopolitik dan Geoekonomi pasca Covid-19 nanti. Saya sangat berharap pusat studi ini dapat melibatkan dan juga menghadirkan para global experts untuk mendukung Presidensi G20 Indonesia,” ungkap Airlangga dikutip dari siaran pers UPH, Selasa 1 Maret 2022.











