Rektor UPH juga menyambut gembira atas dibukanya Pusat Studi G20 di UPH. Ia menyatakan bahwa Pusat Studi ini menjadi komitmen UPH untuk terus berkontribusi aktif bagi kemajuan bangsa.
“Pusat Studi G20 di UPH merupakan bentuk kontribusi produktif UPH kepada komunitas akademis juga pemerintah untuk aktif memberikan masukan yang bermanfaat terhadap panitia nasional Presidensi G20 sekaligus guna meningkatkan kerja sama multilateral. Saya bersyukur UPH mendapat kepercayaan ini, dan UPH akan berperan maksimal dalam memenuhi tujuan Pusat Studi G20, yaitu sebagai ‘Knowledge Hub G20’ pertama di Asia Tenggara,” jelas Rektor UPH.
Respon positif disampaikan Stephanie Riady. Sebagai satu-satunya universitas swasta yang memiliki Pusat Studi G20, pihaknya berkomitmen untuk siap berperan maksimal guna mendukung kesuksesan Pemerintah Indonesia dalam penyelenggaraan Presidensi G20. “Pembukaan Pusat Studi ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memperkaya proses pendidikan di UPH,” katanya. (aas)











