LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID Gangguan pada layanan kereta rel listrik (KRL) Rangkasbitung-Tanah Abang kembali terjadi. Gangguan layanan itu membuat para penumpang terbengkalai di Stasiun Rangkasbitung dan Citeras, pada Kamis 15 September 2022.
Informasi yang dihimpun, gangguan terjadi pada layanan KRL pukul 15.00 WIB, saat itu layanan mengalami gangguan hingga membuat kereta berhenti ditengah perjalanan dari Stasiun Rangkasbitung ke Stasiun Citeras.
“Tadi gangguan kereta yang berangkat jam tiga sore, waktu kereta berangkat jam tiga, dan hampir sampai di Stasiun Citeras kereta mati, ga bisa jalan,” kata petugas di Stasiun Rangkasbitung yang enggan disebutkan namanya.
Petugas mengatakan, hal itu terjadi karena disebabkan adanya gangguan pada aliran listrik di jalur kereta itu. Sehingga, tidak bisa bergerak hampir 2 jam, dan para penumpang pun terpaksa diturunkan di Stasiun Citeras.
Katanya, pada pukul 17.00 WIB, pihak stasiun mengirimkan kereta lokomotif lokal untuk menjemput KRL dengan cara diderek hingga ke Stasiun Rangkasbitung.
“Jadi katanya ada kabel listrik yang putus akibat terkena alat berat, nah pas jam 5 sorean tadi keretanya di tarik sama kereta lokomotif,” katanya.
Dikatakannya, layanan KRL sendiri baru bisa kembali normal hingga pukul 18.00 WIB. Para penumpang pun dari Stasiun Rangkasbitung bisa melanjutkan perjalanannya menuju Stasiun Tanah Abang, maupun sebaliknya.
Sementara, Nia warga Kecamatan Cimarga, mengaku terjebak di Stasiun Citeras saat hendak pulang ke Rangkasbitung dari Jakarta. Ia sempat menunggu hingga 1 jam lamanya agar bisa pulang ke rumahnya bersama teman kerjanya.
“Tadi kita dari Tanah Abang, cuman sampai Stasiun Citeras keretanya ga jalan. Kita tunggu sampai satu jam lebih, tapi ga jalan jalan. Katanya lagi ada gangguan listrik,” katanya.
Karena terburu-buru, Nia pun bersama teman-teman dan penumpang lainnya nekat menyewa sebuah mobil pick up di sekitaran Stasiun Citeras agar bisa pulang ke Rangkasbitung.
“Temen saya ngajak buat nyewa mobil, karena ada urusan di rumah. Ya sudah deh kita nyari mobil, dan ternyata banyak juga penumpang yang sama, ya sudah kita patungan aja rental mobil losbak sampai Rangkasbitung,” ungkapnya.
Hal senanda di rasakan oleh Rahmat, warga Rangkasbitung. Katanya, karena lelah menunggu KRL yang tidak kunjung berangkat, dirinya terpaksa naik angkot dari Stasiun Citeras sampai Rangkasbitung.
Ia mengaku kecewa dengan layanan KRL, yang mana kejadian gangguan seperti tadi bukan pertama kali terjadi.
“Kecewa lah, kita harap KCI bisa berbedah. Lakukan evaluasi, jangan dibiarin. Ini bukan pertama kali, kejadian seperti jangan sampai terulang kembali,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana











