SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Komitmen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mendorong pembangunan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program pengabdian. Salah satunya dilakukan Mahasiswa Program Magister Ilmu Komunikasi FISIP Untirta yang menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat di Kelurahan Sukawana, Kota Serang, Kamis (18/6).
Mengusung tema “Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Edukasi Pengelolaan Sampah, serta Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)”, kegiatan ini menjadi bagian implementasi mata kuliah Komunikasi Pembangunan yang menekankan pentingnya komunikasi sebagai instrumen perubahan sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Ivan Prasda dan Nurmalia dari Dinas Kesehatan Kota Serang yang memberikan edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Juga, dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang yakni Agusti Hidayatullah dan Nezla Anisa Ningrum yang menyampaikan materi pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Serta Pemimpin Redaksi Disway.id, Tri Broto, yang membagikan wawasan mengenai penguatan kapasitas UMKM dalam menghadapi era transformasi digital.

Ketua Pelaksana kegiatan sekaligus Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi FISIP Untirta Agung Susilo Pambudi, mengatakan pengabdian masyarakat merupakan bentuk implementasi nyata peran akademisi dalam mendukung pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang pembelajaran yang mampu menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat. Komunikasi pembangunan tidak hanya dipahami sebagai teori di ruang kelas, tetapi juga harus diwujudkan melalui aksi nyata yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Agung, isu kesehatan, lingkungan dan pemberdayaan UMKM merupakan aspek penting yang saling berkaitan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, media, dan masyarakat untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
Dalam sesi kesehatan, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan individu maupun keluarga. Edukasi yang diberikan mencakup kebiasaan hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, konsumsi makanan bergizi, hingga pentingnya aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Agusti dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap persoalan sampah yang menjadi tantangan lingkungan perkotaan. Masyarakat didorong untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memanfaatkan sampah yang memiliki nilai ekonomis melalui kegiatan daur ulang dan pengembangan bank sampah.
Pada sesi pemberdayaan UMKM, Tri Broto menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan media digital. Menurutnya, pelaku UMKM harus mampu memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi dan pemasaran untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
“Di era digital saat ini, pelaku UMKM tidak cukup hanya memiliki produk yang baik. Mereka juga harus mampu membangun komunikasi yang efektif dengan konsumen, memperkuat identitas usaha, dan memanfaatkan media digital untuk memperluas pasar,” jelas Mas Ito, panggilan akrab Tri Broto.
Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi FISIP Untirta, Fatur Rohman Algofiki, menilai kegiatan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu komunikasi pembangunan yang diperoleh selama perkuliahan.
“Melalui kegiatan ini, kami belajar bagaimana komunikasi dapat menjadi alat pemberdayaan masyarakat. Kami tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berupaya membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap berbagai isu pembangunan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ungkap Fatur.
Kegiatan yang diikuti perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, para ketua RT dan RW, pelaku UMKM, serta warga setempat tersebut berlangsung interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan diskusi yang berkembang selama kegiatan berlangsung.
Lurah Sukawana, Muhammad Ma’aruf, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengabdian masyarakat yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Kami menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Untirta. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, mulai dari kesehatan, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan UMKM. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Program Magister Ilmu Komunikasi Untirta menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan nilai-nilai Komunikasi Pembangunan melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan kolaboratif.
Editor: AGung S Pambudi








