LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,3 mengguncang wilayah Kabupaten Lebak, Minggu (2/9) dini hari sekira pukul 01 39 WIB. Berdasarkan rilis dari BMKG, gempa itu berpusat di Lok: 6.95 LS – 105.98 BT 17 km Tenggara Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak dengan titik kedalaman 7 Kilometer (Km) dibawah laut.
Gempa dengan skala II sampai III MMI itu paling dirasakan getarannya oleh warga di daerah Lebak bagian selatan, hingga pusat kota Rangkasbitung.
Akmal, warga Kecamatan Panggarangan mengaku merasakan getaran gempa bumi itu. Namun, getarannya hanya terasa ringan saja.
“Saya semalem lagi ngobrol sama warga di Posronda, nah pas lagi asik ngobrol tiba-tiba kerasa ada gempa gitu. Cuman ga biasa aja, ga kenceng, ” kata Akmal.
Setelah merasakan adanya guncangan gempa, Akmal dan warga lainnya lantas pulang ke rumah masing-masing guna memeriksa anggota keluarga dan kondisi rumah, apakah terkena dampak gempa atau tidak.
“Tapi alhamdulillah ga ada yang rusak pa, istri sama anak juga tidur-tidur aja. Mungkin ga begitu kerasa sama orang tidur mah, ” katanya.
Selang 4 jam, gempa susulan terjadi namun dilokasi yang berbeda. Menurut BMKG, gempa susulan dengan kekuatan M 4,2 terjadi dengan pusat gempa yang berada di kordinat lok 6.92 LS – 106.19 BT 7 km BaratLaut Kecamatan Bayah, dengan titik kedalaman 114 Km dibawah laut.
“Waktu subuh kerasa ada gempa kecil, tapi alhamdulillah semua aman, ” kata Sela, warga Bayah.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Lebak Febby Rizki Pratama menyebut, membenarkan adanya kedua aktivitas gempa itu. Kata Febby, saat mendapatkan laporan adanya aktivitas gempa di dua Kecamatan itu, pihaknya langsung mengerahkan tim relawan untuk melakukan peninjauan ke lokasi.
“Relawan BPBD masih melakukan pengumpulan informasi di lapangan untuk mengetahui kondisi mutakhir,” ucapnya.
Febby menyebut, hingga kini pihaknya belum mendapatkan adanya laporan kerusakan dampak dari gempa bumi itu. Kendati demikian pihaknya tetap mengimbau kepada warga Lebak untuk selalu waspada akan adanya potensi bencana alam, karena Lebak sendiri masuk daerah rawan bahkan disebut sebagai supermarket bencana.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa ataupun kerusakan dampak dari gempa, dan gempa laut itu juga tidak berpotensi tsunami. Namun kira imbau kepada warga untuk selalu waspada, khsusunya dengan potensi cuaca ekstrem hingga beberapa hari kedepan ini, ” pungkasnya. (adv)











