CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Lurah Warnasari, Alwani tertunduk saat memimpin rapat dengan staf kelurahan, Jumat 14 Oktober 2022.
Saat dibangunkan, ternyata Alwani tidak sadarkan diri.
Kemudian staf kelurahan memutuskan membawa pria berusia 37 tahun itu ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon Setibanya di rumah sakit dinyatakan telah meninggal dunia.
Informasi yang dihimpun, sekira pukul 11.00, Alwani mengumpulkan staf di Kelurahan Warnasari untuk rapat.
Setelah 30 menit berselang, Alwani terlihat tertunduk di tengah-tengah rapat sedang berlangsung.
Karena terus tertunduk dan tidak merespons, staf kelurahan membangunkan Alwani. Namun tidak kunjung bangun.
“Kami bergegas membangunkan dan langsung membawanya ke RSKM,” ujar Sekretaris Kelurahan Warnasari Furqon.
Furqon mengaku tidak tahu pasti penyakit yang diderita Alwani. Usai dinyatakan meninggal dunia, jenazah dibawa ke rumah duka di Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Alwani memiliki riwayat penyakit jantung. Informasi itu dibenarkan oleh salah satu rekan Alwani, Adam.
“Almarhum pernah cerita ke saya, punya riwayat jantung,” ujarnya.
Karena itu, Adam menduga wafatnya Alwani karena serangan jantung saat memimpin rapat.
“Semoga husnul khotimah,” tuturnya.
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Aas Arbi











