CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Semangat inovasi kembali bergelora di Kota Cilegon. Sebanyak 79 karya inovatif dari berbagai kalangan, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pelajar, hingga masyarakat, siap bersaing dalam ajang Inovasi Award ke-IV Tahun 2026 yang resmi memasuki tahap penilaian pada Rabu (15/4).
Kegiatan yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) ini menjadi bukti nyata bahwa budaya inovasi di Kota Cilegon terus tumbuh dan berkembang. Tidak hanya sekadar kompetisi, ajang ini juga menjadi ruang kolaborasi lintas sektor dalam melahirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
Plt.Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, dalam sambutannya menegaskan bahwa inovasi merupakan elemen penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Inovasi harus menjadi urat nadi dalam transformasi pelayanan publik. Kita ingin menghadirkan layanan yang cepat, mudah, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Tahun ini, jumlah peserta mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sekretaris Bapperida Kota Cilegon, Mariano, menyebutkan bahwa total 79 peserta berasal dari berbagai kategori, mulai dari inovasi pelayanan publik, teknologi tepat guna, hingga Posyantek.
Peningkatan ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dan ASN dalam berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui ide-ide kreatif dan solutif.
Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Rina Fatwa Aulia, menilai bahwa ajang ini memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.
“Inovasi Award bukan hanya tentang kompetisi, tetapi bagaimana kita membangun budaya berpikir kreatif dan solutif. Harapannya, inovasi yang lahir bisa diimplementasikan dan direplikasi sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Proses penilaian berlangsung selama dua hari hingga 16 April 2026, dengan melibatkan tim juri dari berbagai unsur, termasuk pemerintah pusat, akademisi, dan praktisi. Sementara itu, pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 27 April 2026, bertepatan dengan Hari Jadi Kota Cilegon.
Melalui ajang ini, Pemerintah Kota Cilegon optimistis dapat melahirkan inovasi-inovasi unggulan yang tidak hanya berdaya saing di tingkat daerah, tetapi juga mampu menembus level provinsi hingga nasional. (ADV)











