CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Angka Stunting di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol mengalami penurunan. Hal tersebut disampaikan Lurah Gerem Rahmadi Rahmidin di sela kegiatan launching Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) yang diselenggarakan di Posyandu Pisang 2, Lingkungan Kembang Sawo, RW 11, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Kamis, 10 November 2022.
“Di Gerem awalnya angka Stunting mencapai 114 anak dan hingga saat ini sudah 53 anak,” ungkap Rahmadi.
Meski angka stunting sudah turun, pihaknya tetap melanjutkan program Dashat untuk menurunkan angka stunting, teknisnya lanjut Rahmadi akan melibatkan kader-kader Posyandu dan PKK.
“Teknisnya masak disini (Posyandu-red), kita jadikan Dashat ini sesuai dengan arahan nutrisionis Puskesmas Grogol sehingga yang dekat bisa makan disini, adapun yang jauh nanti kader yang mengantarkan,” ucapnya.
“Program ini akan berjalan selama 6 bulan dan dilakukan secara periodik tentunya akan kita evaluasi selama 3 bulan pertama, kalau 3 bulan sudah masuk ke kriteria normal, kita masukkan stunting yang lain,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon Agus Zulkarnain mengatakan, jika kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari Kelurahan Gerem atas rekomendasi dari BKKBN Banten.
“Penurunan stunting ini perlunya kita melibatkan dunia usaha, masyarakat serta peran media juga penting,” katanya.
Lanjut Dia, stakeholder terkait juga diharapkan dapat berperan terlibat untuk mengatasi stunting, dan pengentasan stunting secara bertahap.
“Posisi Kota Cilegon dibawah Tangerang Raya kalau tidak salah urutan ke 4 di provinsi dan hasil penimbangan stunting ada 1576 anak pada bulan Agustus lalu dan Alhamdulillah jumlah tersebut turun menjadi 1252 anak. Jadi ada 324 anak atau turun 20,56 persen yang pulih,” pungkasnya. (*)
Reporter: Raju
Editor: A Rozak











