CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon komitmen mendukung penurunan stunting di Kota Cilegon.
“Insyaallah kami selalu mendukung untuk penurunan stunting di Kota Cilegon, kami sudah menyiapkan bibit tanaman dan benih untuk di tanam melalui KWT masing-masing kelurahan. Adapun hasilnya nanti bisa didistribusikan langsung ke by name by address keluarga penderita stunting,” kata Sutardi Kabid Ketahanan Pangan pada DKPP Kota Cilegon usai menghadiri Diseminasi Audit Kasus Stunting di aula Kominfo Kota Cilegon, Kamis, 29 September 2022.
Lanjut Sutardi, menurut Surat Keputusan (SK) Walikota Cilegon terdapat 10 kelurahan rawan pangan. Pihaknya akan menyampaikan terkait adanya bantuan bibit dari DKPP Kota Cilegon untuk dukungan penurunan stunting di Kota Cilegon melalui pemenuhan asupan gizi pada anak stunting.
“Bantuan untuk stunting, tetap yang menerima bibit adalah para KWT setempat, karena KWT kan sudah terbiasa menanam. Nah kalau sudah panen baru hasilnya dibagikan ke penderita stunting,” ucapnya.
Selain dapat bantuan bibit, juga diberikan bantuan berupa pupuk untuk sepuluh kelurahan. Adapun sepuluh kelurahan tersebut diantaranya Kelurahan Warnasari, Lebak Denok, Deringo, Samangraya, Cikerai, Karang Asem, Gerem, Kotabumi, Sukmajaya, dan Jombang Wetan.
Ia juga menyampaikan, bagi kelurahan yang akan mengambil bantuan bibit dan pupuk, diharapkan agar melengkapi administrasi seperti membuat surat permohonan dari instansi tersebut. (*)
Reporter: Raju
Editor: Mastur











