SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Banjir susulan di Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang lebih besar, Kamis 29 Desember 2022.
Sebanyak 63 rumah terendam dan warga mengungsi ke rumah saudaranya.
Banjir disebabkan karena meluapnya debit air Sungai Ciujung.
Diketahui, sebelumnya pada Selasa 27 Desember 2022 Desa Tengkurak terendam banjir. Lalu, surut pada Rabu 28 Desember 2022.
Sekretaris Desa Tengkurak Hendra Saputra mengatakan, Rabu malam hujan deras kembali turun. Sàat itu, debit air Sungai Ciujung masih normal.
“Pas jam lima pagi debit air mulai meluap, sekarang ketinggian air yang merendam rumah warga lebih tinggi, sampai sebetis orang dewasa,” kata Hendra kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis 29 Desember 2022.
Dijelaskan Hendra, Pemdes Tengkurak sebenarnya sudah pernah menyosialisasikan warganya untuk pindah tempat tinggal agar tidak menempati rumah di bantaran sungai.
“Karena tidak punya tanah atau lahan jadi warga tetap tinggal di situ,” jelasnya.
Untuk pendirian posko bantuan, Hendra mengaku belum membutuhkan karena kondisi cuaca masih belum menentu.
Namun, saat ini Hendra berharap, Pemkab Serang memberikan bantuan makanan, popok bayi l, dan selimut untuk warga yang mengungsi.
“Kami butuh bantuan untuk warga korban banjir,” pungkasnya. (*)
Reporter: Haidaroh
Editor: Agus Priwandono











