LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebak sejak beberapa hari terakhir ini sudah membuat ketinggian air aliran Sungai Ciberang dan Ciujung meningkat.
Terkini, tinggi muka air kedua aliran sungai itu sudah mencapai 572 sentimeter dengan debit air mencapai 604 m3/detik. Statusnya pun kini naik dari Siaga menjadi Awas.
“Berdasarkan pemantauan dilapangan ketinggian dan debit air Sungai Ciberang-Ciujung saat ini terus meningkat dan saat ini sudah berstatus Awas,” kata Kepala BPBD Lebak Febby Rizki Pratama, Kamis 29 Desember 2022.
Kata Febby, meningkatnya ketinggian air kedua sungai itu diakibatkan oleh curah hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Lebak baik itu di kawasan hulu maupun hilir.
Dia pun mengingatkan akan potensi bencana alam seperti banjir maupun longsor di kawasan permukiman warga yang berada di sepanjang bantaran kedua sungai.
“Tentunya kita selalu mengimbau kepada warga di bantaran sungai untuk selalu waspada, karena hujan masih diprediksi akan terus terjadi hingga bulan Februari 2023,” katanya mengingatkan.
Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, katanya, BPBD juga sudah menyiagakan personelnya di posko utama BPBD Lebak maupun relawan di 28 kecamatan di Lebak.
“Personel tentunya akan selalu siap untuk melakukan asessment jika terjadi bencana alam. Namun semoga kita berharap tidak ada bencana yang terjadi di Kabupaten Lebak ini,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agus apriwandono












