TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel mulai menerapkan kurikulum merdeka belajar.
Kurikulum merdeka belajar yang diprakarsai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Nadiem Makarim, menurut Walikota Tangsel Benyamin Davnie sangat baik.
Menurut Benyamin, merdeka belajar merupakan konsep pembelajaran yang memberikan keleluasaan kepada guru dan murid dalam menentukan metode pembelajaran mereka.
Meski begitu, kurikukum merdeka belajar juga memiliki tantangan tersendiri, sehingga ia meminta semua pihak tetap memperhatikan dampak-dampak negatif dari kurikulum merdeka belajar, terutama dalam penggunaan teknologi internet.
“Ketika anak-anak diberi keleluasaan mencari bahan pembelajaran dari berbagai media termasuk internet, ekses negatifnya yang kita perhatikan bersama. Nah ini menjadi tanggung jawab semua pihak, Pemerintah, Dindikbud, guru, orangtua murid, lingkungan dan pergaulan,” ujar Benyamin, usai melaksanakan apel upacara memperingati Hardiknas di Lapangan Cilenggang, Serpong, Selasa 9 Mei 2023.
Terlepas dari itu, Benyamin mengakui kurikulum merdeka belajar akan mampu meningkatkan prestasi murid.
Sementara itu, Kepala Dindikbud Tangsel Deden Deni mengatakan, pada Hardiknas tahun ini, Dindikbud Tangsel akan mengejar ketertinggalan belajar siswa karena Covid-19.
Menurutnya hampir 2 tahun lamanya siswa lebih banyak belajar di rumah, sementara sekolah diliburkan. Selama 2 tahun masa-masa sulit itulah sejumlah pelajaran yang harusnya dapat diterima siswa tidak maksimal.
“Kita sudah kembali ke kondisi normal, kita akan kejar ketertinggalan selama dua tahun pandemi Covid-19. Karena kita tahu selama pandemi banyak keterbatasan,” ujar Deden.
Deden mengatakan, dalam mengejar ketertinggalan itu, pihaknya telah menyiapkan kurikulum merdeka belajar.
“Mudah-mudahan dengan kurikulum merdeka belajar ini bisa mengejar ketertinggalan akibat kekosongan pembelajaran akibat Covid,” jelasnya.
Deden mengatakan, pihaknya menggelar sejumlah rangkaian Hardiknas semeriah mungkin, dengan menggelar apel tingkat Tangsel di Lapangan Cilenggang, menggelar seminar, gerak jalan, gebyar dan deklarasi Sekolah Ramah Anak serempak dengan mengundang Museum Nasional Indonesia.
Reporter : Syaiful Adha
Editor : Mastur











