SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Serang Syafrudin minta data Pemilu 2024 harus akurat agar dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilih.
Hal itu disampaikan Syafrudin saat menghadiri Rapat Pleno Terbuka yang diselenggarakan oleh KPU Kota Serang, Kamis 11 Mei 2023 malam.
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perbaikan daftar pemilih sementara (DPS) dan penetapan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 tingkat Kota Serang dilaksanakan untuk penyelarasan pendataan wajib pilih bagi Masyarakat Kota Serang.
Syafrudin mengatakan bahwa keberhasilan pada Pemilu 2024 baik di legislatif maupun pilkada bergantung dari data yang didapat.
“Data ini juga bisa menentukan jumlah kursi dari legislatif, kalau saja datanya banyak tentu kursinya juga akan banyak,” kata Syafrudin.
Sehingga, kata Syafrudin, dengan adanya rapat pleno terbuka bisa menyesuaikan data-data yang valid, baik data dari masyarakat dengan data yang ada di KPU.
“Apabila ada data baik yang meninggal dunia, yang berdomisili di Kota Serang dan belum tercatat, ini PPK harus terus bekerja keras dalam mendata masyarakat yang ada di wilayahnya masing-masing, sehingga datanya akurat,” ucap Syafrudin.
Ia juga berharap bahwa partisipasi masyarakat Kota Serang bisa meningkat di atas 80 persen, dibandingkan dengan pemilihan sebelumnya.
“Kalau sudah akurat, ini juga dapat menentukan partisipasi pemilih dari masyarakat, mudah-mudahan bisa meningkat dari yang tadinya 70 Persen bisa meningkat menjadi_85 Persen hingga 100 persen,” ucap Syafrudin.
Sementara Ketua KPU Kota Serang, Ade Jahran mengatakan bahwa pendataan yang saat ini dilakukan masih terus berjalan hingga permasalahan data yang ada di masyarakat dapat akurat.
“Pendataan ini akan terus berlanjut, sehingga masyarakat yang belum terdaftar di data pemilih seperti halnya ada yang meninggal kita coret, ada yang datang kita masukan seperti yang baru beranjak 17 tahun dan memiliki KTPel, data ganda dan masalah pendataan lain terus berjalan,” kata Ade.
Saat ini data yang sudah tercatat dalam daftar pemilih sementara (DPS) mencapai 505.981 jumlah pemilih sementara.
“Jadi memang masih tetap untuk ukuran Kota Serang kursi DPR masih berada di_45 kursi belum bertambah ke 50 Kursi, karna kalau satu juta pemilih, baru bisa bertambah menjadi_50 kursi,” tutur Ade.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Abdul Rozak











