CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kabar beredar, Partai Berkarya akan melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap kadernya yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), yang kembali maju di Pemilihan Legislatif (Pileg) melalui partai lain.
Di DPRD Kota Cilegon, ada empat anggota DPRD Kota Cilegon dari Partai Berkarya dan akan kembali maju di Pileg 2024 mendatang.
Keempat anggota DPRD itu adalah Sabihis, Dimas Saputra, Iing Mudzakir, dan Buhaiti.
Dikonfirmasi RADARBANTEN.CO.ID, Ketua DPW Berkarya Provinsi Banten Alfauzi Salam mengaku sudah mendengar jika ada anggota DPRD Kota Cilegon yang pindah ke partai lain agar bisa kembali maju di Pileg.
“Dari empat anggota, saya dengar sudah tiga yang pindah, satu belum dengar saya, mungkin nanti saat ada proses perubahan,” ujar Alfauzi, Rabu, 17 Mei 2023.
Soal PAW kepada kader yang sudah terdata sebagai Bacaleg partai lain itu, Alfauzi mengaku belum bisa memberikan keputusan.
Karena, saat ini, DPP Berkarya sedang merumuskan kebijakan apakah PAW tersebut akan dilakukan atau tidak.
“Menurut aturan partai apabila kader pindah partai lain berarti dia berhenti dari partai. Kalau diberhentikan diproses PAW, sampai hari ini DPP belum mengeluarkan kebijakan apakah mereka akan di-PAW atau tidak, itu nanti ada rumusan yang disusun, nanti akan kami sampaikan awal bulan depan,” ujar Alfauzi.
Selain itu, sampai saat ini DPW Berkarya Banten belum mendapatkan data valid siapa saja kadernya yang sudah pindah ke partai lain.
Hal itu lantaran peraturan KPU mengatur pendaftaran Bacaleg cukup dengan surat pengunduran diri, bukan menggunakan surat keputusan dari partai bersangkutan.
Sehingga, karena aturan itu, belum ada satu pun kader Partai Berkarya yang melayangkan surat pengunduran diri.
Dijelas Alfauzi, di Provinsi Banten, Partai Berkarya memiliki 10 anggota DPRD. Terdiri dari, empat di Kota Cilegon, tiga di Kabupaten Serang, satu di Kota Serang, dan satu di DPRD Provinsi Banten.
Karena Berkarya tidak menjadi peserta Pemilu 2024, Alfauzi memaklumi jika kader yang sudah duduk di legislatif itu pindah ke partai lain demi bisa melanjutkan karir politik.
“Saya bisa memaklumi teman-teman yang pindah partai,” ujarnya. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











