SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian Banten mencatat, sedikitnya ada 303 hewan ternak jenis sapi yang terjangkit Lumpy Skin Disease (LSD).
Kepala Distan Banten Agus M Tauchid mengatakan, ratusan kasus LSD itu ditemukan di Kabupaten Tanggerang.
“Kasus sekarang itu semua ada di daerah Tangerang tersebar di 16 kecamatan. Dari 303 kasus LSD, 279 sapi dinyatakan sembuh, dua ekor dipotong, satu ekor mati, dan 21 ekor lainnya masih dalam proses penyembuhan,” katanya kepada wartawan di Pendopo Gubernur Banten, Senin, 22 Mei 2023
Agus mengatakan, ratusan sapi yang sembuh dari LSD itu berkat penanganan cepat yang dilakukan pihaknya dengan cara melakukan vaksinasi dan pemberian vitamin.
“Kita beri perhatian khusus buat sapi-sapi yang terjangkit LSD, mereka kita karantina dan diberi vitamin. Hal itu dilakukan agar LSD ini tidak menyebar,” ujarnya.
Pria yang baru menyabet gelar doktor ini mengatakan, tingginya kasus LSD menjadikan Kabupaten Tanggerang kini menjadi locus penanganan LSD. Sehingga, Distan melakukan pemantauan dan pengawasan pada setiap peredaran hewan kurban.
Menjelang Hari Raya Idul Adha, kata Agus, Distan Banten akan secara ketat mengawasi hewan kurban yang masuk maupun keluar dari daerah Banten. Pihaknya tidak ingin ada hewan kurban terjangkit penyakit beredar di masyarakat.
“Kami upayakan bagaimana perdagangan sapi masuk keluar Banten itu harus lebih jaga ketat dan daerah asal sendiri hewan kurban yang datang ke Banten harus memiliki surat kesehatan sehat (SKH),” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agus Priwandono











