PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Pandeglang telah mengalokasikan dana hibah sebesar Rp 400 juta. Dana ini untuk biaya operasional keberangkatan dan penjemputan jemaah calon haji reguler Kabupaten Pandeglang tahun 2023.
Dana hibah sebesar Rp 400 juta itu bersumber dari APBD Kabupaten Pandeglang. Diberikan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang untuk kelancaran operasional penyelenggaraan pemberangkatan dan penjemputan jemaah calon haji dari Pendopo Kabupaten Pandeglang menuju embarkasi haji di Jakarta.
Jumlah jemaah calon haji asal Pandeglang yang berangkat sebanyak 1.226 orang. Dengan keberangkatan terbagi dalam empat kloter.
Kabag Kesra, Setda Kabupaten Pandeglang, Adis Muntaha mengatakan, tahun ini Pemerintah Daerah kembali menganggarkan dana hibah untuk kelancaran operasional penyelenggaraan haji.
“Hibah dari Pemerintah Daerah sebesar Rp 400 juta. Itu dihibahkan ke Kementerian Agama,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 25 Mei 2023.
Kloter pertama jemaah calon haji asal Kabupaten Pandeglang adalah Kloter 16. Diberangkatkan pada Minggu, 28 Mei 2023.
“Dana hibah Rp 400 juta itu untuk biaya operasional pemberangkatan dan penjemputan menggunakan bus dari Pendopo Pandeglang ke embarkasi haji. Cukup enggak cukup dirasionalkan saja,” katanya.
Jadi, anggaran dana hibah disesuaikan saja. Lantaran sudah tidak bisa menambah anggaran lagi.
“Sudah tidak ada waktu untuk menambah anggaran. Jadi anggarannya dirasionalkan, yang penting kebutuhan pokoknya yakni antar dan jemput jemaah haji terpenuhi,” katanya.
Adis menjelaskan, anggaran dana hibah perlu dirasionalisasi karena dirinya tidak menyangka pasca Covid-19 jumlah jemaah calon haji yang berangkat lebih dari 1.000 orang. Sementara, sewaktu usulan itu menghitung kebutuhan pemberangkatan jemaah calon haji kurang lebih sekira 600 orang.
“Ternyata tahun ini yang berangkat sebanyak 1.226 orang. Bahkan informasi dari Kasi PHU akan ada penambahan kuota jemaah lagi, sehingga semestinya ada penambahan anggaran namun sudah enggak bisa jadi dirasionalisasikan saja anggaran yang ada,” katanya.
Kepala Kantor Kemenag Pandeglang Amin Hidayat mengatakan, persiapan penyelenggaraan haji sudah berjalan secara maksimal.
“Jumlah jemaah sebanyak 1.226 jemaah. Keberangkatan pertama Kloter 16 sebanyak 384 jemaah,” katanya.
Ketika ditanya kaitan dana hibah sebesar Rp 400 juta cukup buat biaya operasional antar dan jemput jemaah calon haji, Amin menuturkan, dana hibah itu bukan buat Kemenag tetapi buat biaya kebutuhan keberangkatan dan kepulangan jemaah.
“Ya mudah-mudahan cukup. Kami akan memberikan pelayanan maksimal, karena tahun ini tahun ramah lansia maka saya sudah minta jajaran untuk melayani dengan baik,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











