TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, meminta dua ASN di Tangsel yang ketahuan nyaleg untuk segera mengajukan surat pengunduran diri atau pensiun dini. Jika tidak, akan diberhentikan dengan tidak hormat alias dipecat sebagai ASN.
Menurut Benyamin, surat pengunduran diri sebagai ASN adalah syarat mutlak jika memang ingin fokus menjadi seorang anggota legislatif.
“Saya sudah meminta kepada yang bersangkutan untuk segera mengajukan pengunduran dirinya sebagai ASN secepatnya, walau batas waktunya sampai Daftar Caleg Tetap (DCT), tapi lebih cepat akan lebih baik,” ujar Benyamin usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Tangsel di gedung DPRD Tangsel, Serpong, Kamis, 8 Juni 2023.
Benyamin menegaskan, jika tidak segera mengajukan surat pengunduran diri sebagai ASN dan sudah aktif di dunia politik, dirinya akan memberhentikan dengan tidak hormat.
“Nantinya, kalau dia tidak mengajukan pensiun dini ya saya harus memberhentikan dengan tidak hormat,” tegas Benyamin.
Benyamin mengatakan, saat ini kedua ASN tersebut masih diperbolehkan untuk mengemban tugas-tugasnya di OPD masing-masing. Sebab, pencalonan sebagai anggota legislatif saat ini baru sebatas proses administrasi.
Dua ASN di Tangssl yang menjadi Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) adalah Yanuar, yang saat ini menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan pada Sekretariat Daerah Tangsel. Dan, Tomi Patria Edwardy yang menjabat Kepala Bidang Penyelenggaraan Kearsipan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tangsel.
Saat dikonfirmasi, Tomi Patria Edwardy menegaskan telah mengundurkan diri dari proses pencalegan. Surat pengunduran dirinya juga sudah diterima Ketua DPC Partai Demokrat, Julham Firdaus.
“Saya enggak jadi nyaleg,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Tangsel, Julham Firdaus menerangkan, pengunduran diri Tomi Patria karena saat proses pendaftaran, Tomi Patria sakit dan harus mendapat perawatan.
Setelah masa pemulihan selesai, Tomi Patria kemudian lebih memilih tetap menjadi ASN.
“Beliau sudah sehat dan lebih memilih untuk meneruskan karier ASN-nya. Surat pengunduran dirinya pun sudah saya terima dan kami sangat menghormati keputusan Beliau,” ujar Julham. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agus Priwandono











