CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 50 pejabat mengikuti open bidding atau lelang jabatan.
Ada sembilan jabatan eselon II yang dilelang. Di antaranya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Kemudian, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kepala Dinas Pemuda Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).
Selanjutnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruan (PUPR), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon.
Dari sembilan jabatan yang dilelang itu, jabatan Kepala Disperindag paling banyak diminati.
Hal itu terlihat dari jumlah pejabat yang mendaftar untuk posisi tersebut, merupakan jumlah peserta terbanyak dibandingkan jabatan lainnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, untuk jabatan Kepala Disperindag, ada delapan peserta yang mendaftar.
Jabatan lain yang juga diminati adalah Kepala DP3AP2KB dan Kepala BPBD, masing-masing jabatan ini diikuti oleh tujuh orang.
Adapun jabatan lain seperti Kepala Dishub diikuti oleh enam peserta, Kepala Disnaker sebanyak lima peserta, Kepala Dinas PUPR sebanyak empat peserta, Direktur RSUD Kota Cilegon sebanyak empat peserta, Kepala Kesbangpol sebanyak empat peserta, dan Kepala Dispora sebanyak lima peserta.
Sebelumnya, saat ditemui pada hari pendaftaran peserta open bidding, Kepala Bidang Mutasi Promosi dan Penilaian Kinerja pada BKPSDM Cilegon, Dhani Karna Rajasha menjelaskan, pada hari terakhir pendaftaran, jumlah pendaftar mengalami lonjakan signifikan.
Menurut Dhani, dari sembilan jabatan yang dilelang, jabatan Kepala Disperindag paling banyak diminati.
Selain dari kalangan pejabat di lingkungan Pemkot Cilegon, ada juga peserta dari luar Kota Cilegon.
Menurut Dhani, usai pendaftaran, Pansel akan melakukan verifikasi administrasi kepada para pendaftar. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











