SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menyebut bahwa Provinsi Banten saat ini sangatlah siap untuk menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Republik Indoneisa (RI) ini.
Hal itu bukan tampa asalan, sebab Banten memiliki potensi yang lengkap diberbagai sektor mulai dari sektor industri dan jasa di wilayah Banten Utara, dan sektor perkembunan alias agro di Banten Selatan..
“Banten ini potensinya komplit, mulai dari investasi pada sektor industri kimia di bagian Banten Utara maupun sektor Agro di Banten Selatan. Hal membuat Banten siap untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di negara ini, ” ujar Al Muktabar kepada wartawan, Jumat 14 Juli 2023.
Al mengaku, saat ini pihaknya tengah menyusun langkah strategis dengan mendorong pengembangan kawasan selatan sebagai pusat pertumbuhan baru. Ia pun menyampaikan apresiasi dukungan dari Pemerintah Pusat melalui berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti pengembangan Jalan Tol Serang-Panimbang yang telah membantu pertumbuhan ekonomi di Banten.
“Di kawasan Selatan saat ini ada banyak Project strategis nasional. Kita berterima kasih dengan bapak Presiden telah membentangkan tol Serang Panimbang lebih dari 80 KM dan itu membuka akses ke kawasan Selatan untuk memungkinkan tumbuh kembangnya kawasan-kawasan baru lalu,” katanya.
Selain itu, ada juga PSN Bendungan Karian di Kabupaten Lebak. Bendungan itu telah dibangun untuk mendukung suplai air baku bagi kawasan industri. Semua hal ini direncanakan untuk menciptakan keseimbangan antara wilayah utara dan selatan, yang merupakan kesatuan yang adil bagi kedua wilayah tersebut.
“Kita punya bendungan yang besar untuk bisa mensupport air baku permukaan sebagai daya dukung infrastruktur kawasan industri,” tuturnya.
Al mengungkapkan, Pemprov Banten berencana untuk mendorong industri agro di kawasan Banten Selatan dengan sistem investasi dan agenda industrialisasi yang berbasis pertanian.
“Wilayah selatan merupakan kawasan yang harus kita jaga juga ekosistemnya jadi dia nanti bentuk-bentuk kawasan yang akan kita support dengan tetap berbasis sumber daya alam,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Aditya











