PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Orang tua salah satu siswa korban kecelakaan di depan SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Royadi Sopian (40), mengaku masih syok atas peristiwa yang menimpa anaknya.
Royadi merupakan ayah dari salah satu korban dalam kecelakaan di Jalan Raya AMD Lintas Timur yang melibatkan mobil yang dikemudikan Kepala DPMPTSP Pandeglang, Ahmad Mursidi.
Saat ditemui di RSUD Berkah Pandeglang, Royadi mengaku baru mengetahui kabar kecelakaan saat sedang bekerja. Ia langsung bergegas menuju rumah sakit untuk memastikan kondisi anaknya.
“Masih kaget juga. Saya dapat kabar pas lagi kerja, langsung ke sini,” kata Royadi, Kamis 30 April 2026.
Ia menjelaskan, anaknya yang menjadi korban merupakan siswi kelas 4 SD. Beruntung, kondisi anaknya tidak mengalami luka berat dan saat ini masih dalam proses pemulihan.
“Alhamdulillah tidak ada luka parah, masih dalam penanganan medis dan proses pemulihan. Ke depan semoga lebih hati-hati. Kalau memang kondisi badan kurang sehat, sebaiknya jangan dipaksakan untuk berkendara,” ujarnya.
Royadi menuturkan, di tengah kondisi traumatis tersebut, dirinya belum dapat memberikan banyak komentar terkait pihak pengemudi maupun langkah hukum yang akan diambil keluarga korban.
“Kalau untuk pelaku saya belum bisa berkomentar banyak, masih fokus ke kondisi anak dulu,” ucapnya.
Terkait adanya korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, Royadi mengaku turut prihatin. Namun, ia menyebut keluarga korban masih membutuhkan waktu untuk menentukan langkah selanjutnya.
“Untuk tuntutan atau apa, kami masih koordinasi dan masih berpikir juga,” katanya.
Ia juga menyinggung kabar bahwa pengemudi dalam kondisi sakit saat kejadian. Namun, Royadi mengaku belum mengetahui secara pasti kebenaran informasi tersebut.
“Saya tidak tahu pasti, hanya dengar-dengar saja dari informasi keluarga,” ujarnya.
Editor: Abdul Rozak









