SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Masih banyaknya angka pemilih pemula yang belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP EL) menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Disdukcapil Kabupaten Serang.
Disdukcapil Kabupaten Serang mencatat ada 30 ribu pemilih pemula pada Pemilu 2024. Namun, yang baru mempunyai KTP hanya 15 ribu orang.
Kabid Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Serang, Dimas Panduasa mengatakan, penting sekali para wajib KTP El untuk melakukan perekaman terlebih dahulu sebelum akhirnya kartu Identitas mereka dapat diterbitkan.
“Karena kan KTP itu terbit setelah dilakukan perekaman, nah penting perekaman ini, terlebih proses perekaman kan ga bisa diwakilkan,” katanya, Minggu 16 Juli 2023.
Untuk itu pihaknya melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan para wajib KTP El untuk melakukan perekaman, terlebih mereka akan dihadapkan pada pemilu 2024. Hal itu guna menjamin hak-hak mereka sebagai pemilih pemula dalam pesta demokrasi 2024.
“Langkah pertama tentu kita mengoptimalkan layanan perekaman di seluruh UPT dan di setiap Kecamatan. Kami juga kerjasama dengan KPU dan PPS yang sudah melakukan coklit untu mengarahkan pemilih pemula melakukan perekaman KTP El,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga mulai menggencarkan layanan jemput bola di wilayah-wilayah dan sekolah-sekolah yang jumlah wajib KTP El nya tinggi.
“Selain itu juga melakukan jemput bola jemput bola ke desa-desa ke sekolah-sekolah dan juga ke daerah kepulauan yang akses nya jauh dengan tempat layanan perekaman KTP El,” jelasnya.
Pihaknya mengaku telah mulai melakukan upaya jemput bola tersebut sejak minggu lalu di wilayah Kecamatan Baros, Kabupaten Serang.
“Contoh kemarin tuh di Baros kami jemput bola di 3 hari itu yang terakhir itu di desa Suka Indah tuh Alhamdulillah dapat 170-an. Nanti kita setiap hari Senin ini sudah terjadwal,” jelasnya.
Setiap tahunnya, jumlah wajib KTP El memang selalu bertambah. Namun untuk tahun ini karena akan masuk pada pesta demokrasi, pihaknya akan lebih menggencarkan lagi perekaman agar para pemilih pemula mendapatkan hak-haknya.
“Dengan sosialisasi jemput bola kemudian bekerja sama dengan lintas lintas KPU PPS melakukan sinergitas agar mereka mau untuk melakukan perekaman. Target kita akhir tahun ini sudah tuntas semua,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aditya











