SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Delapan wilayah kabupaten/kota di Provinsi Banten, termasuk Kota Serang diprediksi akan mengalami kekeringan akibat rendahnya curah hujan.
Hal tersebut sebagaimana prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Serang yang menyebut puncak musim kemarau dan dampak fenomena El Nino akan terjadi bulan ini.
Menurut Koordinator Data dan Informasi BMKG Klas I Serang Tatang Rusmana mengatakan, akibat dampak dari fenomena El Nino, seluruh wilayah di Provinsi Banten mulai Juli hingga September 2023 akan menghadapi kekeringan.
Tepatnya, kata Tatang, pada bulan Agustus 2023 yang akan menjadi puncak dari musim kemarau hingga berakhir pada bulan September mendatang.
“Seluruh Banten di delapan kabupaten kota, secara musiman memang kondisinya di puncak musim kemarau pada bulan Agustus. Dengan adanya El Nino, kemungkinan lebih tinggi dibandingkan musim kemarau pada umumnya,” ujarnya, Kamis 10 Agustus 2023.
Kendati demikian, fenomena El Nino pada tahun ini dianggap tidak separah apabila dibandingkan pada tahun 2015 lalu yang mengalami kekeringan.
“Fenomena El Nino tahun ini, lebih mirip seperti El Nino pada tahun 2019 lalu. Jadi, tidak seekstrem tahun 2015 lalu,” katanya.
Menurut data BMKG, fenomena El Nino tak hanya terjadi pada tahun 2023 saja. Namun juga pernah terjadi di tahun sebelumnya yaitu 2015 dan 2019, atau hanya terjadi pada empat hingga tujuh tahun sekali.
“2019 sama kondisi El Nino, dan 2015 pun malah lebih ekstrem kondisi kemaraunya. Memang, rentang waktunya empat sampai tujuh tahun,” ucapnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











