LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kekeringan yang melanda 156 hektare area pesawahan di delapan kecamatan di Lebak diantisipasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak dengan pompanisasi.
Ratusan hektare area pesawahan tersebut tersebar di delapan kecamatan yaitu Cibadak, Leuwidamar, Panggarangan, Sobang, Wanasalam, Cigemblong, Wanasalam dan Banjarsari.
Sekda Lebak Budi Santoso mengatakan, guna mengantisipasi kekeringan di areal pesawahan, Pemkab Lebak melakukan antisipasi dengan memaksimalkan pompa air di sejumlah titik yang rawan kekeringan. Selain itu, Distan mengoptimalkan peran kelompok tani dalam teknis pembagian dan pengaturan pengairan irigasi pada musim kemarau.
“Saat ini tengah diinventarisir pompa-pompa di kelompok tani. Nanti kita suport BBM-nya. Alhamdulillah, kekeringan tidak sampai berdampak pada pertanian,” kata Sekda Lebak Budi Santoso, Selasa 29 Agustus 2023.
Menurut dia, pengoptimalan pompanisasi itu dilakukan terhadap petani yang memiliki daerah aliran sungai (DAS), di antaranya Sungai Ciujung, Ciberang, Cisimeut, Cilangkahan, dan Cimadur.
Air permukaan tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengairan lahan persawahan guna penyelamatan tanam padi yang terjadi kekeringan.
“Kami mengoptimalkan pompanisasi pada petani hingga jumlahnya mencapai ratusan unit agar menyedot air dari daerah aliran sungai atau embun,” ujarnya.
Sementara untuk warga yang kesulitan mendapat pasokan air bersih, kata Budi pemkab Lebak melalui BPBD Lebak terus melakukan droping air bersih.
Kepala Distan Lebak Rahmat mengatakan, meskipun dilanda kekeringan akibat dampak El Nino, produksi padi di Kabupaten Lebak masih surplus.
“Apabila Kebutuhan beras per kapita pertahun sebesar 101,6 kg, produksi beras tersebut masih surplus selama 11 bulan,” katanya
Berdasarkan data yang pihaknya peroleh dari Koordinator POPT Kabupatan Lebak, sampai dengan tanggal laporan 15 Agustus 2023 per 21 Agustus 2023 telah terjadi kekeringan dengan luasan mencapai 153 hektare, yang terdiri dari kategori ringan seluas 93 hektare, sedang seluas 32 hektare, berat seluas 5 hektare, dan puso seluas 1 hektare.
“Atas kasus tersebut Dinas Pertanian berkoordinasi dengan BPTHP Provinsi Banten untuk melakukan gerakan penanganan kekeringan serta permohonan bantuan pompa,” imbuhnya.
Sampai dengan Juli 2023 produksi padi di Kabupaten Lebak sebanyak 422.522 ton GKP atau setara 221.850 ton beras.
Reporter: Nurabidin










