CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Rapat penetapan tiga besar lelang jabatan eselon dua Pemkot Cilegon dikabarkan buntu alias deadlock.
Rapat yang diselenggarakan pada Senin 9 Oktober itu tidak membuahkan hasil dan akan dilanjutkan di lain waktu.
Sampai Selasa, 10 Oktober 2023, belum diketahui kapan rapat pleno tersebut akan kembali dilanjutkan.
Soal kebuntuan rapat penetapan tiga besar tersebut dibenarkan oleh salah satu pejabat yang enggan disebutkan namanya.
“Ia belum beres yang kemarin,” ujarnya, Selasa 10 Oktober 2023.
Ia juga menilai, jika buntunya rapat Timsel itu karena isu adanya tarik menarik kepentingan.
“Masih ada yang ngotot sepertinya,” lanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Maman Mauludin enggan berbicara banyak terkait lelang jabatan eselon dua tersebut.
“Wih nanti sih, sebentar yah,” ujarnya kepada wartawan.
Walikota Cilegon Helldy Agustian sendiri beberapa kali menyinggung soal penetapan tiga besar lelang jabatan.
Bahkan, Helldy pernah menyinggung itu dalam sebuah apel.
Diketahui, Pemkot Cilegon saat ini sedang melelang sejumlah jabatan eselon dua atau kepala OPD.
Pemkot Cilegon sedang melakukan open bidding terhadap sejumlah jabatan kepala OPD. Di antaranya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Kemudian, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kepala Dinas Pemuda Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).
Selanjutnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruan (PUPR), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Sampai saat ini proses seleksi belum selesai padahal jika mengacu pada agenda tahapan seleksi yang telah ditetapkan oleh Pansel, seharusnya seluruh tahapan selesai pada Juli 2023.
Diketahui seluruh tahapan seleksi telah selesai, dan saat ini tinggal menunggu Pansel menetapkan tiga besar untuk masing-masing jabatan yang dilelang. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor : Aas Arbi











